Kepulauan Seribu Kedatangan Ribuan Wisatawan di Hari Raya Idulfitri
Sebanyak 1.568 wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, memilih Kepulauan Seribu sebagai destinasi liburan mereka selama Hari Raya Idulfitri 1446 H. Kunjungan tersebut tercatat pada 29 Maret 2025 dan datang melalui berbagai pintu masuk ke wilayah kepulauan yang terkenal dengan pesona alamnya ini.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, menjelaskan bahwa ribuan wisatawan tersebut berasal dari beberapa dermaga yang berbeda. Dari Dermaga Marina Ancol, tercatat 495 wisatawan yang datang, sementara 959 wisatawan lainnya datang melalui Dermaga Muara Angke. Sementara itu, 82 orang mengakses Kepulauan Seribu melalui Tanjung Pasir, dan 32 wisatawan lainnya tiba melalui Dermaga Cituis.
“Jumlah wisatawan yang berkunjung pada hari pertama libur Idulfitri ini mencakup berbagai kalangan, mulai dari wisatawan domestik hingga internasional. Kami mencatat 1.497 wisatawan nusantara dan 71 wisatawan mancanegara yang mengunjungi kepulauan ini,” jelas Sonti pada konferensi pers, Minggu (30/03/2025).
Sebagian besar wisatawan memilih untuk mengunjungi pulau-pulau yang memiliki pemukiman penduduk serta pulau resort yang menawarkan berbagai destinasi wisata dengan fasilitas yang lengkap. Pulau-pulau ini terkenal dengan pantainya yang indah, suasana yang tenang, serta beragam kegiatan rekreasi laut seperti snorkeling dan diving.
Bagi wisatawan yang ingin menuju Kepulauan Seribu, terdapat beberapa pilihan dermaga dengan tarif yang bervariasi. Para pengunjung dapat menggunakan kapal kayu dari Dermaga Kali Adem dengan tarif sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu, atau memilih kapal dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan tarif antara Rp44 ribu hingga Rp74 ribu. Alternatif lain adalah menggunakan kapal dari Dermaga Marina Ancol dengan tarif yang lebih tinggi, yaitu sekitar Rp175 ribu hingga Rp300 ribu per orang, tergantung pada jenis kapal dan tujuan pulau yang diinginkan.
Pihak Sudin Parekraf juga terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan wisatawan selama libur Idulfitri. Sonti menyampaikan bahwa pihaknya akan memantau terus kegiatan wisatawan yang berkunjung, serta memastikan bahwa protokol kesehatan tetap diterapkan di semua tempat wisata dan fasilitas transportasi.
“Walaupun ini adalah masa libur panjang, kami tetap berkomitmen untuk menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu, sekaligus mendorong sektor pariwisata lokal untuk bangkit,” ujar Sonti.
Dengan jumlah wisatawan yang cukup tinggi pada libur Idulfitri tahun ini, Kepulauan Seribu semakin menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jakarta dan sekitarnya. Pihak terkait berharap agar tren positif ini terus berlanjut dan lebih banyak wisatawan yang datang berkunjung pada libur-libur selanjutnya.
