Kesalahan yang umum dilakukan oleh pria dalam berpakaian
Terkadang apa yang kita pakai sehari – hari bisa tidak cocok dengan beberapa faktor yang ada di tubuh kita, seperti ukuran badan dan juga tidak cocoknya antara bagian atas dan bagian bawah. Oleh karena itu ada baiknya anda meminta pendapat tentang gaya busana yang anda pakai pada orang – orang terdekat jika akan keluar rumah. Karena bisa saja pendapat anda bahwa baju yang dipakai sudah bagus, rapih dan cocok dengan anda, namun dimata teman atau kerabat anda tidak cocok dengan anda. Sebenarnya tidak hanya itu saja yang menjadi faktor anda tidak mempunyai pasangan, bisa saja karena kesalahan anda sendiri yang membuat tampilan fashion anda menjadi buruk. Untuk lebih jauhnya di bawah ini ada lima kesalahan yang sering dilakukan pria pada fashionnya, mungkin saja beberapa faktor dibawah ini ada yang terjadi di dalam kehidupan anda sehari – hari.
Salah satu kesalahan yang tanpa sadar sering dilakukan adalah mengenakan baju yang tidak sesuai dengan ukuran badan kamu atau lebih tepatnya kebesaran. Banyak yang berpikir bahwa mengenakan baju yang longgar lebih baik daripada memakai baju yang pas di tubuh. Tapi, itu ternyata salah besar Toppers! Mengenakan baju yang terlalu besar justru akan membuat penampilan kamu jadi kurang rapi dan terkesan asal – asalan. Tentu kamu gak mau dong dikira memakai daster? Lebih baik gunakan baju yang ukurannya pas di tubuh kamu, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Jika kamu ingin mengenakan baju longgar lebih baik saat sedang berolahraga atau bersantai di rumah.
Kesalahan lain yang paling sering dilakukan oleh pria bertubuh pendek adalah memakai baju yang ukurannya jauh lebih besar dari ukuran tubuh. Baju yang terlalu longgar ini akan membuat kamu terlihat seolah-olah “tenggelam” dalam baju dan membuat kamu terlihat semakin tenggelam, apalagi jika panjangnya berada di bawah pinggul. Solusinya, gunakanlah baju slim fit atau yang pas di badan, dalam hal ini tidak terlalu besar ataupun kecil, dan yang panjangnya jatuh tepat di pinggul.
Motif stripe horizontal atau garis lurus ke samping dan motif gingham alias kotak-kotak akan membuat tubuh kamu terlihat semakin “tinggi” ke samping, bukan tinggi ke atas. Alih-alih ingin terlihat lebih tinggi, kedua motif ini justru akan membuat kamu terlihat semakin pendek. Motif stripe vertikal adalah motif yang paling cocok untuk kamu karena bisa memberi efek ilusi yang membuat tubuh kamu terlihat lebih tinggi.
Overmatching atau bisa disebut dengan melakukan match pakaian terlalu banyak, bisa membuat tampilan anda menjadi buruk, pada dasarnya tujuan mematchingkan sebuah pakaian agar lebih tampil beda dan juga lebih bagus lagi dari sebelumnya, namun jika anda terlalu banyak mematchingkan seperti dari pakaian atas, bawah sampai aksesorisnya hal tersebut sangatlah salah dan juga bisa merusakan penampilan anda. Nah sebagai contoh saja bagaiaman melakukan pencocokan atau matching misalnya di dalam warna, anda bisa mencocokan segala jenis warna, namun untuk pria ada baiknya pilih warna natural seperti biru, abu, putih, dan hindari warna terang, karena pada dasarnya warna terebut di peruntunkan bagi wanita, selain itu pada saat mematchingkan piluh lah warna yang sejalan dan jangan tumpang tindih dalam pencocokan, dua warna juga sudah cukup, seperti baju dengan celana.
Memadukan kaos kaki putih dengan sepatu rapi merupakan suatu trend yang pernah populer. Bahkan tren ini menjadi fashion statemen di pertengahan tahun 90an. Namun ada alasan mengapa trend ini gagal mengulangi masa kejayaannya. Sepatu rapi harus selalu dipasangkan dengan kaos kaki bahan atau wool berwarna gelap seperti hitam, abu-abu, biru tua, dan coklat. Kaos kaki putih hanya dipakai untuk sepatu olahraga atau sneakers. (arf)

