Komdigi Tegaskan Isu Listrik dan ATM Mati 7 Hari adalah Hoaks

0
a1d6c04d-2d11-474f-a027-11fbf39b4b2b

El John News, Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa informasi yang menyebut listrik dan layanan ATM di Indonesia akan mati selama tujuh hari mulai 20 Februari 2026 merupakan hoaks. Klaim tersebut beredar luas di media sosial, khususnya TikTok, dan dinilai berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Isu tersebut muncul melalui unggahan video yang mencantumkan nama Dharma Pongrekun dengan narasi provokatif bertajuk “Persiapan Menghadapi Listrik Mati Selama 7 Hari”. Dalam unggahan itu, warganet diajak bersiap menghadapi kondisi darurat tanpa listrik, disertai tagar seperti #panikglobal dan #beritaviral.

Komdigi menjelaskan, video yang beredar sebenarnya hanya memuat pernyataan bersifat imbauan umum dari Dharma Pongrekun tanpa didukung data, sumber resmi, maupun keterangan dari otoritas berwenang. Tidak terdapat penjelasan yang menyebutkan akan adanya pemadaman listrik nasional ataupun gangguan sistem perbankan.

“Hingga saat ini, tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah maupun PT PLN (Persero) terkait rencana pemadaman listrik nasional atau penghentian layanan ATM sebagaimana diklaim dalam video tersebut,” demikian penjelasan Komdigi dalam klarifikasinya.

Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi fakta, Komdigi menyimpulkan bahwa konten yang menyatakan listrik dan ATM akan mati selama tujuh hari merupakan informasi menyesatkan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

Komdigi juga mengingatkan pentingnya memeriksa sumber informasi serta merujuk pada kanal resmi pemerintah sebelum mempercayai isu-isu yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *