Kota Kirtimati dan Pulau Baker Jadi Tempat Pertama dan Terakhir Sambut Tahun Baru 2024

0
Kembang-Api-Traveloka

Tahun baru selalu menjadi momen spesial di seluruh dunia, di mana orang-orang berkumpul untuk merayakan kesempatan baru dan mengukir kenangan indah. Namun, terdapat dua tempat di dunia yang memiliki peran unik dalam menyambut awal dan akhir tahun baru, yaitu Kota Kiritimati di Kiribati dan Pulau Baker di Samudra Pasifik Tengah.

Kiritimati, juga dikenal sebagai Pulau Christmas, adalah bagian dari Republik Kiribati yang terletak di Samudra Pasifik. Karena letak geografisnya yang berdekatan dengan Garis Tanggal Internasional, Kota Kiritimati menjadi salah satu tempat pertama di dunia yang menyambut datangnya Tahun Baru.

Waktu di Kiritimati sekitar 14 jam di depan waktu Greenwich Mean Time (GMT+14), sehingga saat bagian lain dunia masih merayakan malam pergantian tahun, warga Kiritimati sudah melangkah ke hari baru. Pesta kembang api dan perayaan meriah memenuhi langit malam Kiritimati saat mereka menjadi saksi pertama bagi kedatangan Tahun Baru.

Pada malam 31 Desember, warga Kiritimati berkumpul di pantai, merayakan dengan tarian tradisional, makanan khas, dan tontonan kembang api yang memukau. Selain menjadi saksi pertama, Kota Kiritimati juga terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya yang menakjubkan, menjadikannya destinasi unik untuk menyambut awal tahun baru.

Di sisi lain, Pulau Baker, yang juga terletak di Samudra Pasifik Tengah, memiliki keunikan sebagai salah satu tempat terakhir di dunia yang merayakan Tahun Baru. Pulau ini terletak di sebelah barat Garis Tanggal Internasional, membuatnya menjadi salah satu tempat terakhir di dunia yang melangkah ke tahun baru.

Waktu di Pulau Baker sekitar 12 jam di belakang waktu Greenwich Mean Time (GMT-12). Dengan demikian, saat sebagian besar dunia sudah menyambut awal tahun baru, Pulau Baker masih berada dalam tahun yang sedang berakhir. Masyarakat setempat dan peneliti yang tinggal di pulau ini merayakan pergantian tahun dengan meriah, menjadi saksi terakhir di dunia yang menyambut Tahun Baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *