Life StyleLifestylePageants

Kumpul Bersama Keluarga di Hari Idul Fitri Menjadi Momen Paling Berkesan Bagi Chelia Dema Saputri

Chelia Dema Saputri (Putri Pariwisata Nusantara 2022) merasakan kebahagiaan berkumpul bersama keluarga di kampung halamannya di Desa  Muara Siban kota Pagaralam, Sumatera Selatan pada Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Gadis cantik berhijab ini, berangkat ke kampung halamannya pada 19 April 2023 atau H-3 Lebaran.  Saat itu kondisi Bandara internasional Soekarno Hatta sedang dipadati masyarakat yang ingin mudik, bahkan bisa dibilang tanggal 19 April 2023 menjadi puncak arus mudik di Bandara Internasional Soekarno Hatta karena bertepatan dengan dimulainya cuti bersama.

Meski harus mengalami antrian panjang bagasi, Chelia tetap ceria karena tidak sabar lagi untuk bertemu keluarga tercinta. Chelia menyebut mudik lebaran tahun ini paling berkesan karena ada keseruan di tengah padatnya pemudik.

“Di Airport itu ramai banget ya, banyak banget masyarakat yang ingin mudik dengan menggunakan pesawat terbang, Meski ramai tapi seru banget bisa mudik di saat padatnya masyarakat yang ingin mudik,” kata Chelia saat diwawancarai tim liputan EL JOHN Media.

Perjalanan mudik Chelia pun berjalan lancar dan Chelia tiba dengan selamat di kampung halamannya setelah 1 jam 10 menit di udara. Keceriaan Cheria begitu terasa saat bertemu dengan keluarga sambil berpelukan..

Waktu bersama keluarga sebelum lebaran, Chelia habiskan dengan berkumpul dan juga membantu untuk memasak makanan khas lebaran seperti ketupat, sayur dan menu lainnya. “Kalau aku aktivitas lebaran sama seperti masyarakat pada umumnya. Aku sebelum lebaran itu pastinya prepare buat masak-memasak, seperti memasak rendang, bikin ketupat bersama keluarga,” ujar Chelia.

Takbir pun berkumandang tanda Idul Fitri telah tiba. Inilah momen yang ditunggu-tunggu Chelia. Lulusan Poltekkes Kemenkes Bengkulu ini, sangat merindukan kumpul bersama keluarga di saat lebaran. Kumpul bersama itu dilakukan setelah menjalani sholat Idul Fitri dan dilanjutkan dengan meminta maaf kepada orangtua dan yang lebih dituakan setelah itu menikmati makanan khas lebaran  dan Sumsel

“Yang berkesan banget saat lebaran itu, selesai sholat Idul Fitri, kita kumpul semua satu keluarga rame-rame, maaf-maafan sambil makan bareng, makan ketupat. Kalau di Sumatera Selatan ini ada pempek, ada tekwan. Itu yang bikin rindu, karena kalau lagi merantau jauh sampai ke Jakarta rasanya pengen pulang. Itu tidak bisa dilupakan karena kita ketemunya jarang-jarang,” ujar Chelia.

Selain itu, yang tidak boleh dilupakan adalah doa. Di saat meminta maaf kepada orangtua, keluarga dan saudara, Chelia mohon didoakan agar bisa selalu sehat dan dapat dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan berikutnya.

“Kalau doa sih sama saja seperti doa-doa sebelumnya, mau itu Ramadan, mau itu hari-hari biasa. Yang pertama minta sehat, terus semoga bisa ketemu lagi sama Ramadan berikutnya jadi bisa berkumpul lagi bersama keluarga di tahun depan, semoga semuanya sehat-sehat, bisa semakin lancar ibadahnya, terus semoga dapat jodoh juga ya,” ungkap Chelia sambal tersenyum.

Tak berhenti disitu, ada momen lain yang juga berkesan yakni menikmati libur lebaran dengan berwisata bersama keluarga mapun teman.  Hal ini dilakukan agar dapat memperkuat lagi rasa kebersamaan dan juga ada cerita yang menarik di saat berwisata. Objek wisata yang dipilih Chelia bersama keluarga tidak jauh dari kampung halamannya, salah satunya  objek wisata  Gunung Dempo.

Kawasan wisata Gunung Dempo merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Kota Pagaralam, tepatnya perbatasan antara Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu. Gunung Dempo juga merupakan gunung berapi aktif, sekaligus puncak tertinggi dari Bukit Barisan yang membentang di Sumatera Selatan.

Sejumlah destinasi banyak tersimpan di Kawasan Gunung Dempo, seperti kebun teh yang mirip dengan kebun teh di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Wisatawan dapat mengunjungi kebun teh ini sebagai salah satu pilihan beraktivitas di kawasan wisata Gunung Dempo. Hal unik lainnya dari perkebunan ini adalah bila bertemu dengan pemetik tehnya, sebagian besar menggunakan bahasa Jawa.

“Kalau aku lagi pulang ke Sumatera di sini ada gunung. Namanya gunung Dempo. Di sana ada kebun-kebun teh sama kaya Puncak. Selain itu, banyak juga objek agrowisatanya. Aku juga memposting foto-foto saat berwisata di Instagram, Facebook dan memuat konten untuk Tiktok. Postingan itu aku lakukan untuk mempromosikan destinasi yang ada di Sumatera Selatan,” tutup Chelia.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button