Kunjungan Delegasi Jepang Menjajaki Kerjasama Bisnis di Tanjung Lesung

0
tanjung_lesung_jepang_pic

Pesona Destinasi Wisata Tanjung Lesung yang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Kabupaten Pandeglang mempunyai daya tarik bagi calon investor dalam dan luar negeri. Pada tanggal 31 Oktober 2018 lalu, Delegasi Jepang melalui fasilitasi Kementerian Pariwisata sebanyak 9 orang gabungan dari pengusaha real estate pariwisata dan Travel Agent/Tour Operator (Shigenori Hiraoka, Kyohei Yoshino, Yoshinori Ochi, Saburo Okino, Yasuyuki Masamoto, Kazuhiro Takahashi, Moto Tanohara, Hidenori Shimasaki) yang didampingi oleh Dirjen Regional Development Departement (Mr. Hiraoka) mengunjungi Tanjung Lesung Resort yang diterima oleh Manajemen PT. BWJ.

Presdir PT. BWJ (Purnomo Siswoprasetjo) menjelaskan bahwa pariwisata Indonesia memiliki pasar yang bagus bagi wisatawan mancanegara termasuk juga untuk hubungan perdagangan dan investasi. Melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh mulai dari proses perijinan yang mudah, lahan yang masih luas, hingga fasilitas yang masih terjaga. Tanjung Lesung yang dibuka sejak tahun 1994 memiliki luas area 1500 Ha dengan potensi pariwisata yang beragam, antara lain alam pantai, keragaman flora dan fauna serta kekayaan budaya yang eksotis, selain sektor property dan leisure. Peluang usaha lain yang masih terbuka adalah sektor transportasi dan logistik termasuk jasa lainnya yang mendukung kegiatan usaha terkait pariwisata. Tanjung Lesung dapat menjadi pilihan investasi yang menarik dengan sistem pengelolaan yang sudah sangat baik, apalagi sedang dibangun jalan tol Serang – Panimbang yang akan mempermudah akses bagi wisatawan.

Menurut Mr. Hiraoka, menyampaikan bahwa rombongan dari Jepang sedang melakukan penjajakan kemungkinan terjadi hubungan bisnis bidang pariwisata dan kerjasama bidang lainnya seperti real estate termasuk bertukar informasi antara Travel Agent/Tour Operator.

Perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata, menyampaikan beberapa destinasi pariwisata unggulan di Provinsi Banten yang terangkum dalam Seven Wonders yakni Keraton kesultanan Banten, Tanjung Lesung dan Ujung Kulon (yang berada di Kabupaten Pandeglang), Sawarna, Anyer-Carita, Cisadane, dan Baduy. “Kami berharap kunjungan dari Jepang ini akan menghasilkan kesepakatan bisnis yang saling menguntungkan bidang kepariwisataan maupun bidang investasi lainnya yang sudah mendapat informasi penting pada saat ini”, pungkasnya. (Sumber Dispar Banten)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *