160916095807_bebas-visa-jumlah-wisatawan-asing-berkunjung-ke-bali

Wisatawan Amerika Serikat (AS) yang berkunjung kembali mengalami peningkatan. Data dari PT Angkasa Pura I meyebutkan  wisatawan dari Negeri Paman Sam tersebut yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,  selama Januari-Oktober 2018 mencapai 193.000 orang. Jumlah ini, menjadi yang tertinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengatakan,  peningkatan kunjungan wisatawan  AS dikarena ada event besar yang pernah digelar di Nusa Dua Bali beberapa waktu lalu.

“Pertemuan IMF dan Bank Dunia merupakan salah satu faktor yang mampu menyumbang kenaikan wisatawan mancanegara, meski Oktober tidak termasuk musim puncak kunjungan,” kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Denpasar, Selasa, 20 November 2018.

Yanus mengungkapkan, dengan 193.000 orang maka wisatawan AS memberikan kontribusi sebesar 3,7 persen dari total wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali selama Januari-Oktober 2018.  Wisatawan AS tersebut, kini menempati urutan ke 6 dari 10 besar kunjungan  wisman ke Pulau Dewata.

Menurut  Yanus, secara keseluruhan jumlah wisman yang tiba di Bali melalui Bandara Ngurah Rai, selama 10 tahun bulan terakhir ini, naik 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang hanya mencapai 4,8 juta orang.

“Jumlah wisman yang datang melalui bandara itu baru sekitar 83 persen dari total target kunjungan wisman tahun ini mencapai 6,27 juta,” ucap Yanus.

Sementara itu, wisatawan China sepanjang tahun ini masih menjadi wisatawan terbanyak yang datang ke Bali. Dengan demikian wisatawan dari Negeri Tirai Bambu itu, menduduki posisi pertama dengan jumlah kunjungan  sebanyak 1,2 juta orang atau sekitar 19 persen, disusul India sebanyak 293 ribu atau 5,6 persen.

Di tempat ketiga hingga peringkat kelima diduduki India dan Inggris masing-masing mencapai 293 ribu 234 dan ribu orang atau 5,6 persen dan 4,5 persen serta Jepang posisi kelima mencapai 193,3 ribu orang atau 3,7 persen.

“Hingga saat ini Bali masih dihadapi dengan `low season` tetapi kenaikan diperkirakan akan terus bertambah hingga Desember 2018 dan kami optimis kedatangan wisatawan mancanegara akan mencapai 6,27 juta sesuai dengan target,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *