Lazada Sediakan Platform Kebutuhan Sayur Mayur Bagi Konsumen Ditengah Pandemi Covid-19
Ditengah merebaknya pandemi Covid-19, Lazada melihat bahwa salah satu kebutuhan penting bagi pelanggan adalah produk kebutuhan pokok dan bahan-bahan makanan seperti sayuran dan daging. Untuk memudahkan konsumen dalam memperoleh beragam sayur mayur segar, Lazada bekerja sama dengan Rumah Sayur Group, menyediakan platform untuk menyediakan sayur-mayur segar bagi konsumen. Sayur mayur segar tersebut merupakan hasil panen dari 2.500 petani di daerah Jawa Barat, binaan Desa Sejahtera Astra-Institut Pertanian Bogor
EVP Commercial FMCG Category, Lazada Indonesia, Bobby Gandasaputra mengatakan, saat ini, terutama menjelang bulan Ramadan, umumnya kebutuhan sembako dan bahan pangan meningkat pesat sementara ada keterbatasan pergerakan. Oleh karena itu, Lazada meningkatkan ketersediaan sembako dan bahan pangan segar di platform kami melalui kerja sama dengan berbagai Lembaga.
“Selain dari kerja sama kami baru-baru ini dengan Badan Logistik Nasional (BULOG) untuk menyediakan kebutuhan bahan pokok, sekarang kami senang sekali juga berkesempatan menyediakan platform kami sebagai akses berjualan bagi Rumah Sayur Group, untuk menyediakan sayur-mayur segar bagi konsumen kami,” ujar Bobby.
Sementara itu, Rektor IPB, Arif Satria menjelaskan, Rumah Sayur Group adalah sebuah unit usaha penjualan sayuran segar dari program Desa Sejahtera Astra dan Pembinaan Petani Muda (Destra Agro), Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir, IPB University. Destra Agro sendiri bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di bawah naungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia yang bertugas untuk membina dan mengembangkan 2.500 mitra tani yang tersebar di 6 kabupaten dan 53 desa di Jawa Barat.
“Pengembangan program ini melibatkan mahasiswa dan alumni muda IPB University dengan konsep One Village One CEO. Sebelumnya, Rumah Sayur Group sudah memiliki kios di area Jakarta Selatan. Namun, sejak penerapan PSBB bahan-bahan segar ini dipusatkan di gudang Depok dan tetap dapat melayani pembeli setianya melalui platform Lazada. IPB mendukung program ini, sebagai bagian dari gerakan “Mari Belanja Sayur dari Rumah” yang sudah digagas IPB belum lama ini,” kata Arif.
VP Sales & Product, Rumah Sayur Group, Tubagus Diahinnur Hadikusma mengatakan, sebagai bagian dari Desra Agro yang mengayomi ribuan mitra petani binaan yang umumnya berjualan secara tradisional, kami senang sekali saat ini bisa bekerja sama dengan platform e-commerce terkemuka seperti Lazada.
“Sejak adanya pandemi Covid-19, kapasitas penjualan kami menurun dari yang biasanya 10-12 ton/ hari, menjadi 3-4 ton/hari. Sehingga tidak dipungkiri dengan adanya kerja sama ini kami tetap bisa menjangkau lebih banyak konsumen dan memastikan usaha dan juga kesejahteraan para mitra tani kami tetap dapat berjalan dengan baik walau di tengah situasi yang menantang ini,” kata Tubagus.
Selain Rumah Sayur Group, konsumen Lazada juga dapat membeli sayur-mayur segar dari laman Cari Sayur, yang merupakan koperasi pedagang Pasar Induk di bawah PasKomNas (Pasar Komoditi Nasional). Lebih dari itu, ke depannya Lazada juga sedang dalam tahap menjajaki kerja sama dengan Pasar Mitra Tani, Duta Milenial, Kostratani dan Ayomart yang berada di bawah naungan Kementerian Pertanian – hal ini tentunya agar konsumen kami dapat memperoleh rangkaian bahan pangan segar yang terbaik dari lebih banyak penjual pilihan.
“Membina penjual yang melek digital tentu menjadi fokus industri e-commerce. Namun Lazada bertekad untuk membawa para penjual lokal dan tradisional ke tingkatan berikutnya, tidak hanya dapat menjual produk mereka di platform online, namun juga mendapatkan sukses komersial secara nasional, hal ini tentunya sesuai dengan visi dasar kami, yaitu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara pada umumnya, dan Indonesia secara khusus, melalui perdagangan dan teknologi,” ungkap Bobby.
