Lesehan 3 Dara Dapat Jadi Pilihan jika Berwisata Ke Sekotong, Lombok Barat
Berwisata ke Gili Sudak, Gili Tangkong dan Gili Nanggu di kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) jangan lupa mampir ke warung makan Lesehan 3 dara. Warung ini, berada di jalan lintas Sekotong, tepatnya berada di depan mini market.
Di warung makan ini, ada tiga sawung sebagai tempat makan, satu sawung besar dan dua sawung kecil. Saat makan, anda dapat menikmati pemandangan gugusan sejumlah gili dan juga jejeran perahu nelayan yang menghiasi laut.
Makanan yang disajikan adalah makanan laut yang menggugah rasa, seperti ikan bakar, cumi bakar dan udang bakar. Untuk harga makanan laut ini masih bersahabat dengan kantong, mulai dari porsi terkecil dengan harga Rp25.000 hingga yang paling besar seharga Rp100.000.
Selain itu, ada berbagai sayur dan pelecing khas Lombok yang dibandrol dengan harga terjangkau. El John News bersama sejumlah media dan teman-teman Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) mencoba mencicipi makanan ini pada Kamis (28/11/2019). Rasanya begitu lezat dan cocok menjadi wisata kuliner pilih jika ingin berwisata ke Sekotong
Warung makan ini dimiliki oleh warga lokal Lombak Barat, Hasanah. Tahun 2012, Hasanah mulai merintis usaha kuliner ini.
Usahanya sempat tutup akibat gempa yang melanda Lombok pada Juli dan Agustus 2018 lalu. Namun karena kesabaran dan kegigihan, warung makannya ini, kembali buka setelah 6 bulan pasca gempa terjadi, hingga sekarang.
“Kalau perharinya ramai bisa 10 juta perbulan,” kata Hasana saat diwawancarai El John News.
Tidak hanya wisatawan nusantara (wisnus), namun makanan racikan Hasanah ini, juga menjadi pilihan wisatawan mancanegara (wisman).
“Sering turis asing datang ke sini, makan di sini. Katanya masakan ibu enak, terus dia ke sini lagi sama delapan orang, sepuluh, malam-malam dia datang ke sini,” ujar Hasanah.
Hasanah mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) melalui Dinas Perikanan setempat yang telah memberikan bantuan untuk mengoperasikan usahanya ini.
“Banyak bantuan dari Dinas Perikanan, bantuan itu berupa tenda, piring, mangkok dan lain-lain. Bantuan sangat membantu bagi saya,” ungkap Hasanah

