Luhut Tekankan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Diprioritaskan
Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Panjaitan menegaskan pembangunan infrastruktur harus diprioritaskan untuk mendukung percepatan pembangunan destinasi pariwisata terutama 10 destinasi prioritas yang akan menjadi daya tarik baru dalam meningkatkan kedatangan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2019. Hal tersebut disampaikan Luhut, saat menjadi keynote speech di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan I-2017 di Hotel Borobudur, Kamis, 30 Maret 2017.
“Lihat tadi apa sih yang mendukung pariwisata ini, sebenarnya sederhana tadi infrastrukturnya yang bagus. Di kampung saya pak, Danau Toba begitu silangit dibuka 700 persen naik turis kesana atau tidak usah turis lah, tapi setidaknya sudah bawa kehidupan di sana, apalagi hotel dibangun di sana ,” kata Luhut dihadapan peserta Rakornas.
Menurut Luhut tidak hanya sekedar membangun infrastruktur namun yang perlu diperhatikan dalam membangun infrastruktur yakni kebersihan. Menurut Luhut kebersihan adalah pekerjaan semua pihak yang terlibat dalam mengembangkan pariwisata ini. Karena Luhut mengakui pendapatan terbesar untuk APBN berasal dari Pariwisata.
“Infrastruktur apa kebersihan semua kita harus perhatikan kebersihan. Jadi bapak ibu sekalian klo bicara turis tadi target kita 2019 20 juta orang 20 miliar dolar itu ada sumbangan terbesar untuk APBN dan bukan dari energi,” ujar Luhut.
Lebih lanjut Luhut mengatakan perlu ada dorongan untuk pemerintah daerah agar berperan aktif memperhatikan kekurangan apa yang terjadi di tempat wisata di daerahnya. Hal inilah yang harus disinergikan secara bersama-sama agar pariwisata Indonesai dapat terus mendunia.
