Makassar Masih Mendominasi Pasar Saham di Sulsel
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menyatakan dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, Makassar masih menjadi penyumbang terbesar investasi saham sebanyak 9.883 investor saham. Artinya investasi saham untuk wilayah Sulsel masih terpusat di Makassar.
“Berdasarkan kabupaten/kota, investor di Sulsel masih terkonsentrasi di Makassar dengan jumlah sebanyak 9.883 investor,” ungkap Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Regional 6 OJK Sulampua, Andi Muhammad Yusuf, Kamis (14/12).
Kemudian disusul kemudian Kabupaten Gowa (648 investor), Kota Palopo (350 investor), Parepare (266 investor), Kabupaten Luwu Timur ( 254 investor), Kabupaten Maros (223 investor), Tana Toraja (204 investor), dan Kabupaten Bone sebanyak 202 investor.
Selanjutnya Kabaupaten Pinrang (176 investor), Pangkep dan kepulauan (138 investor), Bulukumba ( 118 investor), Kabupaten Barru (111 investor), Kabupaten Luwu (110 investor), Soppeng (89 investor).
Serta disusul kemudian Kabupaten Luwu Utara (86 investor), Kabupaten Takalar (85 investor), Kabupaten Sidenreng Rappang (83 investor), Enrekang (71 investor), Kabupaten Bantaeng (71 investor), Jeneponto (67 investor saham), dan Kabupaten Sinjai dengan 51 investor saham.
Menurut andi Muhammad Yusuf, berdasarkan jenis investasi, jumlah investor di Sulsel didominasi pada pasar saham sebanyak 8.501 investor, pasar reksadana 5.695 dan pasar SBN sebanyak 1.986 investor.
