Manajemen Ancol Putuskan Masuk Ancol Gratis Dibatalkan
Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memastikan uji coba masuk Ancol gratis yang rencananya dimulai tanggal 14 Oktober 2017 batal dilaksanakan. Pihak manajemen memutuskan pembatalan ini dengan berbagai kajian terhadap seluruh aspek yang terdampak.
Dalam siaran pers yang diterima Redaksi EL JOHN News disebutkan, kajian itu diantaranya soal aspek keuangan atau finansial. Aspek keuangan menjadi aspek yang sangat terdampak jika program masuk Ancol gratis diberlakukan dan tidak menutup kemungkinan jika hal terjadi maka kinerja perusahaan akan terganggu.
Kajian lain yang dilakukan pihak manajemen yakni mengenai telah terdaftarnya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk di Bursa Efek Indonesia dan sebagai emitmen obligasi. Terkait hal itu, pihak manajemen perlu memperhatikan aturan-aturan yang berlaku di dalam pasar modal khususnya terkait transaksi material dan benturan kepentingan. Dalam hal ini Manajemen juga harus memperhatikan kepentingan pemegang saham mayoritas maupun minoritas.
Meskipun program masuk Ancol Gratis ditiadakan, namun pihak manajemen tetap memberikan solusi alternatif agar masyarakat tidak terlalu berat mengeluarkan biaya saat masuk Ancol. Solusi yang ditawarkan diantaranya fasilitas khusus kepada pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan memperbanyak program harga khusus yang dapat dinikmati masyarakat lebih banyak lagi.
Seperti yang diberitakan EL JOHN News, program masuk Ancol gratis ini digagas oleh bekas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Ide itu tercentus Djarot saat menerima Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Paul Tehusijarana di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2017.
Djarot mengatakan kawasan wisata peninggalan Sukarno itu tidak akan merugi. Sebab menurut dia, kebijakan itu akan menambah jumlah pengunjung Ancol dan meningkatkan penghasilan unit-unit bisnis di sana.
“Kami tidak mengharapkan orang dihitung per kepala, tapi multiplier effect itu yang dihitung. Misalnya, kuliner di sana akan laris, pasar seni akan hidup,” kata Djarot.