Manfaatkan Media Sosial, Angela Cheryl Nathania Siap Promosikan Budaya Tionghoa Indonesia

0
IMG-20231205-WA0100

Nama Angela Cheryl Nathania diumumkan menjadi runner up ketiga sebagai Miss Chinese Indonesia Culture 2023 pada grand final Miss Chinese Indonesia 2023. Grand final ajang bergengsi ini diselenggarakan di Sun City Grand Ballroom Jakarta pada Rabu (29/11/2023).

“Saya merasa sangat terhormat karena saya dipercayakan menjadi Miss Chinese Indonesia Culture 2023. Dengan gelar yang sudah saya jabat kali ini, saya bertekad akan memperkenalkan budaya Tionghoa ke masyarakat Indonesia dan mencapai masa depan yang tidak terbatas,” ucapnya.

Angela mengatakan, tujuannya mengikuti ajang ini adalah untuk menjadi duta budaya Tionghoa, memperkuat budaya Tionghoa Indonesia, dan memperkenalkan budaya Tionghoa Indonesia kepada masyarakat Indonesia.

Perempuan kelahiran 6 Januari 2004 ini juga mendapatkan gelar Miss Chinese Indonesia Tea 2023. Kemenangan Angela tidak lepas dari peran orang-orang yang mendukung dan mendoakannya, mulai dari keluarga, teman, sponsor, dan lainnya.

“Dukungan yang diberikan kepada saya contohnya adalah ketika saya mempersiapkan kebutuhan untuk tugas video di digital update ini, saya dibantu oleh ibu saya untuk mencari lokasi yang bagus untuk dijadikan latar belakang video,” katanya.

Selain itu, Angela juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Yayasan El John Indonesia sebagai penyelenggara Miss Chinese Indonesia.

“Terima kasih Daddy (re: Ketua Umum Yayasan El John Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto) telah mempercayakan saya sebagai Miss Chinese Indonesia Culture 2023 ini. Saya bertekad akan memperkenalkan budaya Tionghoa dan tidak akan mengecewakan Daddy,” ujarnya.

Meraih gelar sebagai Miss Chinese Indonesia Culture 2023, Angela akan mempromosikan budaya Tionghoa Indonesia dengan menggunakan media sosial. Selain itu, ia juga akan mendukung event promosi acara budaya Tionghoa, serta komunitas budaya di Indonesia.

“Peran media sosial dalam mempromosikan budaya sangatlah besar karena media sosial dapat mencakup berbagai kalangan audiens dari kalangan usia dan juga dari daerah, sehingga jika saya menggunakan media sosial sebagai platform untuk memperkenalkan budaya Tionghoa, maka saya dapat mencapai audiens yang lebih luas dan lebih beragam dengan media sosial,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *