Masyarakat Diingatkan Segera Lengkapi Vaksinasi Sebagai Perlindungan Diri
Ilustrasi
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat agar segera melengkapi diri dengan vaksin dosis kedua maupun booster. Khususnya, bagi lansia dan penderita komorbid.
Karena, data pada 3 rumah sakit besar nasional di Indonesia menunjukkan bahwa lansia dengan komorbid diabetes melitus, hipertensi, dan gagal ginjal mendominasi pasien COVID-19 yang meninggal.
“Jangan khawatir dengan kualitas vaksin yang ada karena pemerintah menjamin bahwa dosis yang diberikan adalah dosis yang terbukti aman, efektif, dan bermutu,” dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (15/3/2022) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Disamping itu, apresiasi diberikan pada sejumlah daerah yang berhasil menurunkan level dalam perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Saya apresiasi berbagai daerah yang mampu menurunkan levelnya, semoga terus konsisten melakukan pengendalian COVID-19,” ujarnya.
Perpanjangan PPKM kali ini untuk wilayah Pulau Jawa – Bali melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri) No. 16 Tahun 2022, dan untuk wilayah Non Jawa – Bali melalui InMendagri No.17 Tahun 2022. Melalui kebijakan tersebut, saat ini terdapat 2 kabupaten/kota yang berada di level 4. Yaitu Kota Magelang di Jawa Tengah dan Kota Madiun di Jawa Timur.
Prof. Wiku menambahkan nasyarakat diyakini telah belajar banyak setelah mengalami Pandemi COVID-19 dalam 2 tahun terakhir. Pemerintah percaya, bermodalkan pembelajaran 2 tahun ini masyarakat dapat mandiri dalam menjalankan aktivitas produktif yang aman sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sehingga dimohon kepada masyarakat agar dapat menjaga kepercayaan yang sudah pemerintah berikan. Bersikap jujur, mematuhi peraturan yang ada karena berani jujur itu sehat,” ungkapmya
Lalu, seiring transisi pandemi COVID-19 yang membutuhkan waktu, masyarakat harus bersiap hidup berdampingan dengan COVID-19. Dalam beraktivitas, masyarakat perlu bijaksana dan mendukung agar kasus yang terkendali dapat terjaga secara konsisten.
“Mari kita sadari bahwa setiap hal kecil yang kita lakukan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak atau menghindari kerumunan, mencuci tangan, serta melakukan tes dan mengisolasi diri jika positif, merupakan jaminan keberlanjutan produktivitas masyarakat,” pesan Prof. Wiku. (Sumber Satgas Penanganan COVID-19)


