Mawar Promosikan Labuan Bajo di Kontes Miss Tourism International 2020

0
JUN01244

Dipercayakan Yayasan EL JOHN Indonesia untuk membawa nama Indonesia di pemilihan Miss Tourism International (MTI) 2020, membuat Putri Pariwisata Indonesia 2019 Clarita Mawarni Salem terus mempersiapkan diri semaksimal mungkin,  agar dapat memberikan yang terbaik di kontes paling bergengsi di dunia itu. Bahkan semangat Mawar mengikuti kontes ini sudah terlihat dengan merampungkan persyaratan yang diberikan pihak penyelenggara MTI, salah satunya adalah pembuatan video profile  promosi pariwisata di negeri sendiri.

Mawar memilih Labuan Bajo sebagai lokasi untuk membat video ini.  Video tersebut  dibuat Mawar pada September lalu dan proses pengerjaan syuting-nya memakan waktu dua minggu. Labuan Bajo tidak asing lagi bagi Mawar karena destinasi ini merupakan tanah kelahirannya, sehingga Mawar pun dengan mudah menjiwai saat melakukan adegan peradegan.

Ada beberapa tempat wisata di Labuan Bajo yang dijadikan Mawar sebagai lokasi syuting. “Kita pembuatan video-nya di Labuan Bajo itu di Pantai Pink terus kemudian di Pulau Komodonya dan juga kita kemarin ke bukit Padar dan beberapa footage lainnya,  kita ambil di beberapa tempat di Indonesia,” kata Mawar saat diwawancarai tim liputan EL JOHN News, Rabu (11/11/2020).

Kepiawaiannya  dalam bermain alat musik tradisional Sasando, ditunjukan Mawar dalam video ini. Bermain musik Sasando menjadi salah satu adegan yang diperagakan wanita canitk lulusan SMA Fides Quaerens Intelectum Kefamenanu, NTT ini.

“Jadi kita syutingnya itu ada adegan-adegan misalkan aku sedang lari-lari nikmati alam, terus juga aku sedang main Sasando di pinggir pantai jadi kaya berasa memainkan alat musik sambil menghayati dan menikmati keindahan alam. Terus ada beberapa adegan yang aku nari bareng sama anak-anak, karena di sini kita mau angkat wisata budayanya, adatnya seperti apa,” tutur Mawar.

Selain karena tanah kelahirannya, Labuan Bajo yang telah menjadi destinasi sempurna juga menjadi alasan Mawar untuk memilihnya. Bukan hanya itu saja, menurut Mawar Labuan Bajo memiliki budaya yang patut untuk diperkenalkan.

“Labuan Bajo bukan saja terkenal alamnya saja, tetapi adat istiadatnya juga ada, sehingga kita lebih kental lagi dengan identitas kita seperti apa, karena Indonesia itu kental dengan adat dan budaya. Jadi semoga orang-orang bisa lebih tau bahwa Labuan Bajo itu sudah layak sekali disebut sebagai destinasi wisata, sudah benar-benar bagus sekali untuk dikunjungi,” ungkap wanita kelahiran tahun 2001 ini.

Mawar berharap video yang dibuatnya ini dapat mengukir prestasi seperti yang pernah dipersembahkan oleh putri binaan Yayasan EL JOHN Indonesia dua tahun lalu, yakni keluar sebagai juara pertama.

“Dan semoga dua  tahun lalu, video profile-nya Indonesia itu juara satu, aku berharap video profile ini bisa meneruskan jejak-jejak Indonesia yang lalu bisa menjadi video profile terbaik,” harap Mawar.

Pada kesempatan ini, Mawar mengucapkan terima kasih kepada Yayasan EL JOHN Indonesia yang memberikan kepercayaan untuk mengikuti kontes dunia ini. Selain kepada Yayasan EL JOHN Indonesia, Mawar juga melontarkan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukungnya, salah satunya adalah Pemerintah Provinsi NTT.

Terkait keikutsertaan saya di MTI, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan EL JOHN Indonesia yang memberikan saya platform sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2019 dan juga memberikan saya kesempatan kepercayaan untuk membawa nama Indonesia ke kancah Internasional yakni Miss Tourism International.

“Kepada Pemerintah Provinsi NTT, yang merupakan sponsor utama, saya juga mengucapkan banyak terima kasih,  karena mau mendukung saya sebagai salah satu putri daerahnya untuk maju ke ajang internasional dan telah mempercayakan saya untuk membawa pariwisata Indonesia, tidak hanya di kancah nasional saja tetapi di kancah internasional, serta sponsor saya yang lainnya dan orangtua saya, serta keluarga terima kasih banyak, saya mohon doanya, semoga bisa sukses di ajang Miss Tourism International, entah itu apa pun hasilnya nanti, terlepas menang atau kalah, saya berjanji akan memberikan yang terbaik,” tutup Mawar.

Tahun ini pemilihan MTI 2020 berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini,  rangkaian penilaian kepada finalis MTI 2020 akan dilakukan secara virtual. Penilaian dewan juri dilakukan dengan melihat video-video yang dikirimkan finalis. Konsep tata muka akan dilakukan saat grand final pada 20 Desember 2020 mendatang, itu pun  yang ikut hanya finalis yang masuk lima besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *