Medali Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat dari Handphone Bekas

0
MEDALTOKYO

Olimpiade Tokyo 2020 memang masih akan diselenggarakan 3 tahun lagi, cukup banyak waktu bagi sang tuan rumah penyelenggaraan yaitu Tokyo untuk memikirkan segala konsep unik agar Olimpiade 2020 nanti bisa berkesan sepanjang masa.

Tetapi seakan tidak mau menunggu sampai mendekati waktu penyelenggaraannya, panitia pelaksana Olimpiade Tokyo 2020 mengungkapkan bahwa akan dilakukan terobosan unik. Mereka mengajak masyarakat Jepang untuk menyumbangkan ponsel bekas guna didaur ulang menjadi medali yang bakal diberikan kepada para pemenang nantinya.

Proyek ini diharap mampu membantu mengurangi pengeluaran panitia pelaksana serta mengampanyekan Olimpiade yang ramah lingkungan. Untuk ajang Olimpiade dan Paralimpiade 2020 mendatang, setidaknya pihak panitia harus menyediakan sekitar 5.000 medali.

“Sebuah proyek yang memungkinkan orang-orang Jepang untuk turut ambil bagian dalam menciptakan medali ini benar-benar bagus,” kata Direktur Olahraga Olimpiade Tokyo 2020, Koji Murofushi.

Keterbatasan Sumber Daya Alam dan ide untuk melakukan terobosan yang ramah lingkungan menjadi dasar tercetusnya terobosan yang unik ini.

“Ada batas pada sumber daya bumi kita, sehingga daur ulang ini akan membuat kita berpikir untuk kebaikan lingkungan,” imbuhnya.

Cara panitia pelaksana mengumpulkan ponsel bekas yakni dengan meletakkan kotak pengumpulan di sejumlah titik-titik strategis di seluruh penjuru kota Tokyo. Gedung perkantoran dan toko-toko barang telekomunikasi lokal menjadi sasaran mereka.

Program ini akan mulai digulirkan pada bulan April 2017 mendatang, dan akan berlangsung hingga kebutuhan logam untuk Olimpiade 2020 nanti bisa sepenuhnya terpenuhi.

Bahan-bahan yang terdapat di dalam ponsel beragam jenisnya. Emas, perak, nikel, dan lain-lain bisa dimanfaatkan kembali. Proses daur ulang barang elektronik bekas seperti ini sebenarnya sudah biasa dilakukan di negara-negara seperti China, India dan Indonesia. Tetapi penggunaannya sebagai bahan pembuatan medali Olimpiade baru kali ini idenya tercetus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *