Media Digital Sangat Efektif Promosikan Pariwisata Indonesia ke Dunia

0
_DSC2746

Menteri Pariwisata  (Menpar) Arief Yahya mengakui media digital menjadi media yang sangat  efektif dalam mempromosikan pariwisata Indonesia ke dunia. Dengan keefektifan itu, Menpar telah mencanangkan program kepariwisata untuk tahun 2017-2018, salah  satunya  adalah go digital.

“Program utama di tahun 2017-2018 untuk Kemenpar  adalah go digital, memanfaatkan teknologi digital  untuk promosi, untuk mengukur performasi, untuk  mengukur kedatangan wisman ke Indonesia. Jadi pada saat ini  saya sudah tahun berapa jumlah wisman atau wisnus  yang mengunjungi Indonesia, dengan menggunakan digital,” ungkap Menpar saat diwawancarao  oleh tokoh pariwisata Indonesia  yang juga Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Johnnie Sugiarto di ruang kerja Menteri Pariwisata, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Senin, 20 Agustus 2018.  Wawancara ini, dapat disaksikan di website EL JOHN TV (www.eljohn.tv).

Menpar menjelaskan media digital jangkauannya sangat luas hingga ke penjuru dunia, berbeda dengan media cetak dalam negeri, seperti Koran yang jangkauannya hanya di Indonesia saja, itu pun jika medianya skala nasional.

Menurut Menpar, media digital dapat mengetahui apa yang disuka wisatawan. Dengan diketahuinya hobi si wisatawan, maka promosi pariwisata dapat mudah dijalankan.

“Jadi didunia digital istilahnya telanjang, semua keinginan kita, semua behavior kita semua tercatat , sehingga kita dengan mudah  dapat mengaddress promosi ke seseorang langsung , karena kita tau, ohh ini yang disukainya.

Menpar mencotohkan wisatawan China yang  suka dengan pantai, maka promosi untuk wisatawan dari negeri panda itu adalah wisata-wisata bahari yang dimiliki Indonesia.  Cara ini mujarab dan terbukti jumlah wisatawan China  berkunjung ke Indonesia mengalami kenaikan.

“Chinese turis  sukanya apa, ada tiga , nomor satu ada beach, karena hampir  seluruh orang  Chine mau datang ke Indonesia senang  beach. Nomor dua tentang seafood makan, dan nomor tiga tentang branded item, jadi dia senang belanja yang branded,” terang Menpar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *