Mendag Pastikan Bapok Tersedia di Seluruh Penjuru Tanah Air
Kementerian Perdagangan terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) di seluruh penjuru tanah air. Pihaknya juga telah membentuk tim penetrasi pasar guna memantau ketersediaan bapok.
“Masyarakat kini tidak perlu khawatir karena pemerintah bekerja sama dengan para pelaku usaha akan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapok di seluruh tanah air,” ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, di Jakarta (27/5).
Mendag juga telah membentuk tim penetrasi pasar Kemendag berjumlah sekitar 240 orang yang terdiri dari para koordinator wilayah yang merupakan para Eselon I, koordinator lapangan yang terdiri dari Eselon II, serta anggota tim penetrasi pasar. Tim tersebut turun langsung ke 205 pasar rakyat di 82 kabupaten/kota yang dimulai pada 27 Mei—4 Juni 2019.
Mendag menjelaskan, kegiatan penetrasi pasar ini bertujuan mengawal pasokan bapok ke pasar untuk menjaga kecukupan pasokan, serta menjaga stabilisasi harga sebagai antisipasi naiknya permintaan jelang Lebaran.
“Kegiatan penetrasi pasar memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Saya bangga dan mengapresiasi Tim Penetrasi Pasar Kemendag yang dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan turun langsung memantau ke pasar di tengah masa libur untuk memastikan tidak ada upaya-upaya spekulatif yang dapat mengganggu stabilitas harga dan pasokan bapok,” kata Mendag.
Lebih lanjut, Mendag menjelaskan, Tim Penetrasi Pasar Kemendag akan bertugas melakukan pemantauan harga dan stok bapok secara harian dan melakukan koordinasi pemenuhan pasokan ke pasar apabila diperlukan.
“Tahun ini adalah tahun ke-3 jajaran Kemendag turun langsung ke pasar memantau fluktuasi harga bapok. Syukur kepada Tuhan, pada periode 2017—2019, semua pantauan menunjukkan bahan pokok tersedia dan terkendali. Memang ada komoditas yang mengalami kenaikan harga, tetapi harga kembali normal segera setelah kebutuhan pasokan dipenuhi,” ungkapnya.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti menambahkan, kegiatan penetrasi pasar merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Bandung yang berlangsung pada 20 Maret 2019 dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2019 di 34 provinsi yang telah dilaksanakan pada minggu ke-2 April—minggu ke-1 Mei 2019.
“Kegiatan ini bekerjasama dengan dinas perdagangan provinsi dan kabupaten/kota, satgas pangan daerah, divisi regional bulog setempat, dan distributor bapok yang berlokasi di daerah-daerah,” tutup Tjahya.
