Headline NewsHealthy Life

Menkes Beri Sanksi Bagi Apotik Yang Jual Obat Tanpa Resep Dokter

 

Menteri Kesehatan (Menkes)  Nila F Moeloek  tidak segan-segan untuk memberikan sanksi  hingga tindakan hukum terhadap apotik yang terbukti menjual obat tanpa resep dokter.   Hal ini diberikan, untuk membuat efek jera terhadap apotik yang tidak mendukung program pemerintah dalam mencegah dan memberantas peredaran obat ilegal.

Menkes meminta  apotik di seluruh Indonesia untuk tidak melayani konsumen yang membeli obat tanpa resep dokter. “Betul diperkuat bahwa obat-obatan harus dengan resep. Begitu juga dengan apoteker di sini, pemegang pemberi obat itu apoteker,” kata Nila di kantor Kementerian Kesehatan Jakarta, Senin.

Menkes menjelasakan beberapa waktu lalu Presiden Jokowi telah mencanangkan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat. Menurut Menkes aksi ini harus diikutin oleh pemangku kepentingan di industri obat termasuk apotik.

Menkes mengakui untuk urusan pengawasan perederan obat telah ada yang mengurusi yakni Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun bukan berarti menyerahkan begitu saja dengan BPOM untuk mengawasi peredaran obat. Perlu bantuan dari Kementerian lain yang terkait, swasta dan  masyarakat untuk turut mengawasi.

“Dari kami Kementerian Kesehatan menjaga dari pemakaiannya. Jadi harus kerja sama, BPOM melihat, mengawasi yang ilegal kerja sama dengan polisi,” kata Nila.

Nila juga mengharapkan dari organisasi profesi apoteker untuk mengingatkan anggotanya agar tidak menjual obat tanpa resep kepada masyarakat.

“Asosiasi ikatan ikut kerja sama, gabisa semua sendiri. Setiap apotek ada apoteker dia harus tanggung jawab, dia terlibat,” kata Nila.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button