Menpar Imbau Pengelola Destinasi Hadirkan Pelayanan Prima Saat Libur Nataru

0
694aac182fbf9418510822

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengimbau seluruh pengelola destinasi wisata di Indonesia untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi wisatawan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Penegasan tersebut disampaikan saat Menpar melakukan kunjungan kerja ke destinasi wisata Aloha Pasir Putih yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Banten, Selasa (23/12/2025).

Dalam kunjungannya, Menpar Widiyanti menekankan pentingnya aspek kebersihan, keamanan, keselamatan, dan kenyamanan sebagai fondasi utama pelayanan pariwisata, terlebih di tengah potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama musim liburan.

“Kami mengimbau pengelola destinasi untuk benar-benar mengedepankan kebersihan, keamanan, keselamatan, dan kenyamanan wisatawan. Dengan adanya tantangan cuaca ekstrem, kewaspadaan di sektor pariwisata harus terus ditingkatkan,” ujar Menpar Widiyanti.

Libur Natal dan Tahun Baru merupakan salah satu periode dengan pergerakan wisatawan terbesar sepanjang tahun. Pada Nataru 2025/2026, Kementerian Pariwisata memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai sekitar 1,45 juta orang. Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Perhubungan, pergerakan wisatawan nusantara diperkirakan melampaui 100 juta perjalanan.

Untuk mendukung kelancaran dan keamanan aktivitas wisata, Kementerian Pariwisata telah menerbitkan Surat Edaran tentang Kesiapan Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Surat edaran tersebut dilengkapi dengan berbagai modul pendukung yang dapat diakses oleh pengelola destinasi.

Modul-modul tersebut mencakup panduan kebencanaan, penerapan prinsip CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability), petunjuk teknis manajemen risiko, serta panduan implementasi pelayanan pariwisata yang berkelanjutan. Selain itu, Kementerian Pariwisata juga aktif melakukan peninjauan langsung ke sejumlah destinasi wisata untuk memastikan kesiapan di lapangan.

Kepada wisatawan, Menpar Widiyanti turut mengingatkan agar selalu meningkatkan kewaspadaan selama berwisata. Wisatawan diminta untuk memperhatikan informasi resmi terkait kondisi cuaca, khususnya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Wisatawan juga diimbau memilih destinasi dan aktivitas yang aman, menghindari kegiatan berisiko tinggi saat cuaca ekstrem, serta menggunakan moda transportasi yang memenuhi standar kelaikan demi keselamatan perjalanan.

“Berbagai langkah telah kami lakukan, termasuk rapat koordinasi dengan Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kemenko PMK, serta Kemenko IPK, agar seluruh persiapan dan koordinasi lintas kementerian berjalan optimal,” jelas Menpar Widiyanti.

Dalam rangka mendukung pergerakan wisatawan selama libur Nataru, pemerintah juga menghadirkan sejumlah program stimulus. Di antaranya diskon tiket pesawat domestik sebesar 13 hingga 14 persen, serta penyelenggaraan BINA Indonesia Great Sale 2025 yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Program BINA Indonesia Great Sale 2025 melibatkan lebih dari 380 perusahaan, 80.000 gerai, 800 merek, serta lebih dari 400 pusat perbelanjaan di 24 provinsi dengan penawaran diskon mulai dari 20 hingga 80 persen. Bagi wisatawan mancanegara, pemerintah juga menyediakan fasilitas pengembalian pajak atau tax refund sebesar 11 persen.

Selain itu, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan 23 mitra telah menyiapkan lebih dari 65 paket wisata dan 244 agenda kegiatan atau event yang dapat menjadi pilihan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Saya mengajak masyarakat untuk jalan-jalan di Indonesia, belanja di Indonesia, dan membuat konten-konten positif. Pariwisata kita perlu terus dipromosikan bersama,” ujar Menpar Widiyanti.

Terkait destinasi Aloha Pasir Putih, Menpar Widiyanti memberikan apresiasi atas kesiapan pengelola dalam menyambut wisatawan, mulai dari daya tarik wisata, ragam kuliner, hingga fasilitas penunjang seperti toilet dan musala yang terjaga kebersihannya.

Bahkan, fasilitas toilet di Aloha PIK 2 berhasil meraih penghargaan terbaik kedua dalam ajang Wonderful Indonesia Award yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata beberapa waktu lalu.

Menpar Widiyanti juga menilai keberadaan Aloha Pasir Putih sejalan dengan tren wisata Nataru, di mana wisatawan cenderung memilih destinasi yang berada di dalam kota atau kabupaten.

“Sustainability di sini sangat terjaga. Ada gerakan wisata bersih setiap Jumat dengan pengelolaan sampah, termasuk daur ulang sampah plastik menjadi furnitur, serta kegiatan komposting. Ini patut menjadi contoh,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *