Tourism

Menpar : Pemilik Kuliner Khas Daerah Jangan Libur Terlalu Lama Saat Lebaran

Momen libur lebaran merupakan momen yang paling ditunggu bagi sebagian umat muslim di dunia, tidak ubahnya dengan di Indonesia. Mudik, lalu berkumpul dengan keluarga meupakan suatu tradisi yang tidak bisa di tinggalkan, begitu juga dengan menikmati serta menyantap hidangan serta kuliner yang hanya ada pada saat momen tersebut.

Kementrian pariwisata menyambut moment lebaran dengan meluncurkan tagline #PesonaLebaran dan #PesonaKuliner. “Silakan coba Googling aja, misalnya ‪#‎PesonaLebaranSolo‬, maka Anda akan menemukan 10 top destinasi wisata di Solo yang perlu dikunjungi. Juga ‪#‎PesonaKulinerJogja‬, maka 10 kuliner favourit di Jogja bisa Anda temukan,” ucap Arief Yahya Menteri Pariwisata RI saat buka puasa bersama wartawan di Novotel, Jl Gajah Mada, Jakarta.

Khusus soal kuliner, Menpar Atief Yahya hanya memberikan nama makanan dan mana lokasi paling terkenal di kota itu. Bisa jadi ketik Lebaran, mereka justru libur alias tidak buka, karena ikut Lebaran. Dan mereka bisa saja menentukan hari libur dan berapa lama off. “Saran saya sih, jangan lama-lama liburnya, biar tidak banyak pemudik yang bisa mencicipi kuliner yang terkenal itu,” harapnya.

Apakah para gubernur dan kadispar sudah diberitahu, agar destinasi di masing-masing darrah itu mempersiapkan diri dengan baik? Karena akan kedatangan 30 juta wisnus yang bergerak ke daerah? “Sudah, Kemenpar terus sosialisasi via WA Group yang di situ ada seluruh Kadispar se Indonesia, agar lebih cepat bergerak untuk melayani costumers atau wisnus yang datang,” kata Arief Yahya.

Mengapa sih harus repot-repot bikin #PesonaLebaran(kota) dan ‪#‎PesonKuliner‬(kota)? “Ingat GMT? Gerhana Matahari Total lalu? Kami menyebut destinasi waktu? Persis dengan Pesona Lebaran ini. Sudah biasa terjadi, dari waktu ke waktu juga selalu ada. Tapi kali ini kita kemas, dipromosikan, disebarluaskan dan dieksplorasi sensasi pariwisatanya. Hasilnya? GMT yang ditargetkan 100 ribu, menghasilkan wisman 400 ribu lebih? Itulah pentingnya sentuhan marketing,” jelasnya.(*)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button