DestinationEco TourismTourism

Menpar Perintahkan Tim Crisis Center Kemenpar Pantau Aktivitas Gunung Agung

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tidak tinggal diam melihat meningkatnya aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali. Ketua Tim Crisis Center Kemenpar telah ditugaskan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya untuk memantau menit per menit perkembangan situasi di Bali. Terutama menyangkut kepariwisataan, di Pulau Dewata itu.

Menpar selalu mendoakan agar aktivitas Gunung Agung menurun dan erupsi tidak terjadi, agar masyarakat Bali dapat hidup tenang dan tidak dihantui dengan kecemasan. Menpar juga mengajak masyarakat bali yang memiliki spritual tinggi untuk selalu berdoa agar Bali tidak dilanda bencana gunung meletus.”Kami turut prihatin,” kata Menpar.
Dia juga berharap kepada warga Bali, yang tidak terkena dampak langsung, agar ikut berpartisipasi membantu, bergotong royong, dan juga berdoa kepada Tuhan YME. “Kepada wisatawan, harap waspada, ikuti saran dan anjuran pemerintah, agar menghindari daerah-daerah yang berpotensi terkena dampak seandainya terjadi erupsi,” kata Arief Yahya.

Ketua Tim Criais Center Kemenpar, Ngurah Putra selalu melaporkan perkembangan kondisi terkiniGunung Agung kepada Menpar. Menurut Ngurah yang terbaru adalah status gunung terbesar di Bali itu sudah ditingkatkan menjadi awas. Peningkatan status ini berimbas pada diperluasnya radius jarak pantau yang sebelumnya 9 km kini menjadi 12 km. Pemerintah Provinsi Bali bersama BPBD telah mengantisipasi dengan melakukan pengungsian tehadap penduduk yang berada dekat gunung agung sejumlah kurang lebih 15.000 orang di tenda dan tempat yang aman .

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menginstruksikan kepada semua instansi dinas Provinsi Bali untuk memberikan bantuan pada pos pos yang telah ditentukan dan telah dilaksanakan mulai hari ini. Dispar Bali bersama Dispar kab/kota dan stake holder pariwisata akan mengadakan pertemuan untuk membantu para korban terdampak melalui pos-pos yang sudah ditentukan.

Tim Crisis Center juga mencatat, belum ada wisman yang melakukan pembatalan ke Bali. Juga belum ada laporan wisman yang mempercepat kepulangan karena erupsi gunung agung itu. “Mohon doa semua pihak, agar situasi Gunung Agung segera normal, kembali seperti biasa,” ujar Ngurah Putra.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close