Menparekraf Ajak Insan Parekraf Sukseskan Program Vaksinasi COVID-19

0
GAMBAR_12_02ca11cbad

Program vaksinasi Covid-19  telah resmi dimulai pada Rabu, 13 Januari 2021.  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin buatan Sinovac ini. Pelaksanaan vaksinasi kepada Presiden digelar di Rabu pagi.

Presiden diberikan suntikan oleh vaksinator Prof. dr. Abdul Muthalib yang juga merupakan dokter kepresidenan. Program vaksinasi dilakukan secara bertahap, dimana sejumlah kelompok menjadi prioritas. Yakni tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19, petugas pelayanan publik serta kelompok usia lanjut (60 tahun ke atas), serta masyarakat rentan dengan risiko penularan tinggi, serta masyarakat lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

Khusus vaksinasi kepada kelompok usia lanjut, dilakukan setelah mendapatkan informasi keamanan vaksin untuk kelompok tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf/Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) menyambut baik dimulainya program vaksinasi ini. Sandiaga mengajak insan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mendukung program tersebut sebagai salah satu solusi untuk mengatasi pandemi Covid-19.

“Saya menyambut baik karena pada hari yang sangat bersejarah ini vaksin mulai didistribusikan. Dengan kepemimpinan Pak Jokowi sebagai orang yang pertama menerima vaksin ini memberikan rasa yang sangat fundamental kepada masyarakat untuk semua berpartisipasi mendukung program vaksinasi ini,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangannya, belum lama ini.

Sandiaga mengatakan   untuk membangkitkan sektor parekraf perlu ada dukungan dari sisi kesehatan. Jika sisi kesehatannya sulit teratasi maka sektor parekraf pun juga ikut terpuruk, apalagi di masa pandemi ini.  Karena itu,  Program vaksinasi yang menjadi upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid-19.  Dengan demikian semua sektor termasuk parekraf harus membantu mensukseskan program ini.

“Kami harapkan distribusi vaksinasi pada tahap pertama ini berjalan lancar terutama kepada para tenaga kesehatan, tim medis dan semua yang berada di garda depan. Program vaksinasi ditargetkan berlangsung selama 12 bulan, sehingga dibutuhkan dukungan dan kerja sama dari masyarakat termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga Uno.

 Sandiaga berharap masyarakat yang terlibat di sektor parekraf dapat diprioritaskan dalam mendapatkan vaksin Covid-19. Hal ini penting karena sektor parekraf menjadi sektor yang rawan akan penularan Covid-19. Tak hanya itu, daerah pariwisata yang resiko penularannya tinggi diharapkan dapat didahulukan dalam pendistribusian vaksin dan juga pelaksanaannya.

“Seperti Bali untuk didahulukan, agar kemungkinan kita untuk membuka kembali daerah-daerah pariwisata dan ekonomi kreatif itu diiringi dengan angka pengendalian covid dan jumlah masyarakat yang sudah menerima vaksinasi,” kata Menparekraf.

Sebagai bentuk dukungan yang dapat dilakukan saat ini, kata Sandiaga, seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Kemenparekraf/Baparekraf dikatakannya akan menyiapkan berbagai program dan stimulus untuk dapat mempercepat kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *