Headline NewsTechTourismTransportation

Menparekraf Dorong Wisata Otomotif di Lima Destinasi Super Prioritas

 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mendorong dihadirkannya wisata berbasis otomotif di lima  destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo. Bagi yang sudah memiliki wisata berbasis otomotif, Menparekraf meminta untuk diperkuat, pasalnya wisata yang melibatkan kendaraan ini bisa menjadi magnet menarik kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

Hal ini disampaikan Menparekraf dalam diskusi Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 dengan tema “Bangkitkan Pariwisata Indonesia Melalui Wisata Berkendara yang Aman, Tertib, Sehat, dan Menyenangkan” di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (18/4/2021).

Menparekraf menjelaskan, ada empat destinasi super prioritas yang di sudah memiliki wisata berbasis otomotif ini, yaitu seperti Borobudur, Mandalika, Likupang, dan Labuan Bajo.  Di  Borobudur, bakal ada kejuaraan MXGP yang akan dilangsungkan  Kabupaten Purworejo pada Juli 2021. Dipilihnya Purworejo menjadi tuan rumah balap motor tril tingkat dunia ini dikarenakan tidak jauh dari destinasi Borobudur.

Sementara yang tak kalah bergengsinya adalah Moto GP yang dihelat di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rencananya balap motor paling berkelas ini akan diselenggarakan pada Maret 2022. Sebelum Moto GP dilangsungkan, akan ada ajang Superbike pada November mendatang di kawasan wisata seluas 1.035 hektar tersebut.

“Likupang mungkin akan ada kegiatan yang berkaitan dengan otomotif, touring, dan sebagainya. Kalau Labuan Bajo kita arahkan untuk konservasi alam, untuk kelestarian alam, dan di situlah mobil dan motor yang bernuansa ramah lingkungan yang akan kita dorong,” ucap Menparekraf.

Sandiaga mengatakan bahwa infrastruktur otomotif juga akan dibangun di kawasan destinasi super prioritas, seperti fasilitas pengisian daya untuk kendaraan listrik.

“Harapan saya destinasi-destinasi wisata ini sekarang fokus kepada kendaraan ramah lingkungan yaitu kendaraan listrik bukan hanya mobil tapi juga motornya juga jadi ini yang akan menjadi tugas kita sama-sama,” ujar Menparekraf.

Pada kesempatan ini, Menparekraf juga mendorong penguatan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang ketat dan disiplin dalam pelaksanaan wisata otomotif.

Menparekraf menilai, dengan adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, angka penyebaran COVID-19 akan lebih terkendali. Angka penyebaran COVID-19 yang terkendali menjadi kunci dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menparekraf menuturkan, wisata otomotif juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi wisata serta ekonomi kreatif yang ada di berbagai daerah. Termasuk di lima destinasi super prioritas di Tanah Air.

 “Dengan adanya wisata otomotif, saat kita melakukan touring paling tidak kita akan berhenti dan menginap di beberapa spot. Jadi ini yang kita rasa juga mampu untuk mendorong perekonomian di daerah,” tutur Menparekraf.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close