Menpora Sambut Baik Usulan Uruguay Gelar Friendly Match Dengan Timnas Indonesia

0
1978menpora-dito-sambut-baik-rencana-timnas-uruguay-gelar-laga-persahabatan-dengan-indonesia

Hubungan bilateral Indonesia dan Uruguay terus diperkuat, kali ini melalui jalur diplomasi olahraga. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima kunjungan kehormatan (courtesy meeting) dari Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzalez, di Graha Kemenpora, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Cristina menyampaikan inisiatif penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama keolahragaan yang lebih erat antara Indonesia dan Uruguay.

Salah satu usulan utama dari pihak Uruguay adalah penyelenggaraan pertandingan sepak bola persahabatan (friendly match) antara tim nasional (timnas) Indonesia dan Uruguay, yang direncanakan digelar pada tahun 2026 mendatang. Pertandingan tersebut digagas sebagai bagian dari perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Uruguay.

“Kami ingin menyelenggarakan laga persahabatan di Indonesia dengan membawa tim utama dari masing-masing negara, jika memungkinkan,” ujar Cristina Gonzalez.

Cristina juga mengungkapkan bahwa hubungan keolahragaan Indonesia dan Uruguay sebenarnya sudah terjalin sejak lama, khususnya melalui program pelatihan sepak bola muda Indonesia yang berlangsung di Uruguay pada periode 2007 hingga 2011. Program tersebut telah melahirkan sejumlah talenta yang memperkuat tim nasional Indonesia di era mereka.

“Kami melihat itu sebagai contoh kolaborasi yang sangat positif. Bila ada kesempatan di masa depan, kami siap menyelenggarakan kembali pelatihan serupa,” tambah Cristina, yang didampingi oleh Demis Djamaoeddin, selaku Project Director program pelatihan Timnas Muda Indonesia ke Uruguay saat itu.

Lebih lanjut, Cristina menekankan bahwa kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia, kini menjadi salah satu fokus utama Uruguay dalam penguatan kerja sama lintas negara. Tahun 2026, yang menandai enam dekade hubungan diplomatik, dipandang sebagai momentum ideal untuk memperluas kolaborasi, termasuk melalui bidang olahraga.

“Kami juga membuka pintu apabila Indonesia ingin menggelar pertandingan atau kegiatan olahraga lainnya di Uruguay, termasuk bulu tangkis atau cabang lainnya,” ungkapnya.

Menanggapi usulan tersebut, Menpora Dito Ariotedjo menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik semangat kolaborasi dari Pemerintah Uruguay. Ia mengatakan, rencana pertandingan persahabatan antara timnas kedua negara adalah ide cemerlang yang bisa mempererat hubungan kedua bangsa sekaligus menarik perhatian publik olahraga.

“Ini ide yang sangat baik. Untuk pelaksanaannya bisa dikoordinasikan dengan PSSI, apakah pertandingan nanti masuk kalender FIFA Matchday atau hanya sebagai friendly match biasa. Kalau FIFA Matchday, tentu bisa memberi dampak positif bagi peringkat FIFA Indonesia,” jelas Menpora Dito.

Menpora juga antusias dengan tawaran Uruguay untuk membuka pintu bagi penyelenggaraan olahraga asal Indonesia di sana. Ia menyebut bahwa ini adalah kesempatan yang baik untuk memperkenalkan pencak silat, olahraga warisan budaya Indonesia yang saat ini sedang diupayakan agar bisa dipertandingkan dalam Olimpiade 2028 di Los Angeles.

“Kami akan dorong pencak silat sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia di forum internasional, dan kerja sama dengan Uruguay bisa menjadi salah satu jalur diplomatiknya,” tambah Dito.

Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cendera mata antara Menpora Dito dan Dubes Cristina. Dubes Uruguay menyerahkan sebuah buku sejarah sepak bola Uruguay, yang menggambarkan perjalanan dan pencapaian prestisius negara tersebut dalam dunia sepak bola. Sebagai balasan, Menpora Dito memberikan kain batik bermotif sepak bola, simbol budaya dan semangat olahraga Indonesia.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat jembatan diplomatik kedua negara melalui semangat sportivitas dan budaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *