Minat Destinasi Wisata di Kulonprogo Mulai Bergeser
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Kulonprogo kini mulai berpindah ke objek-objek wisata baru yang dikelola oleh masyarakat. Dinas Pariwisata setempat jadi tidak berani mematok tinggi angka kunjungan di objek wisata yang dibawah pengelolaan pemerintah daerah.
Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata Dinpar Kulonprogo yaitu Didik menjelaskan bahwa tingkat kunjungan wisata di sejumlah objek yang dikelola Pemda seperti Pantai Glagah dan Pantai Congot sejauh ini masih cukup tinggi dan stabil.
Pada musim libur Lebaran kemarin pun tercatat jumlah kunjungan mencapai 34.224 wisatawan sejakMinggu 25 Juni 2017 sampai Jumat 30 Juni 2017 yang mencapai angka sebanyak 34.224 orang.
Akan tetapi sudah mulai tampak tren pergeseran masyarakat dalam berwisata di Kulonprogo. Sejumlah objek wisata yang dikelola masyarakat seperti Kalibiru dan Waduk Sermo kini mulai jadi primadona wisatawan yang melakukan kunjungan kesana.
Dikarenakan pengelola tempat tidak hanya menawarkan pemandangan alam namun disediakannya atraksi-atraksi dan spot berfoto yang menarik para pengunjung yang rata-rata adalah generasi muda.
“Wisatawan mulai jenuh dengan wisata pantai. Lalu ada pergeseran minat dari pantai ke wisata alam pedesaan atau pegunungan,” ujar Didik pada Senin 3 April 2017.
Sehingga pihaknya tidak akan memasang target pengunjung yang muluk-muluk kelewat tinggi. Selain adanya pergeseran minat wisatawan, jumlah pengunjungnya di objek berestribusi ini juga hanya bermodal faktor alam dan geografis.
Apalagi Pantai Glagah-Congot merupakan kawasan yang terkena dampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang sudah berjalan. Terlihat dibeberapa tempat mulai dipasangi pagar pembatas.
