Miris, Jembatan Masih Terbuat dari Bambu di Desa Girimukti Cibatu
Anggaran dana desa (DD) digelontorkan pemerintah pusat sangat besar jumlahnya untuk pembangunan yang ada di setiap desa di Indonesia.
Namun miris bagi warga Kp. Cilamo RT 03 RW 02 Desa Girimukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebab, Jembatan penghubung dua Kampung antara Kp. Babakan Cilamo dan Kp. Lembur Sawah sepanjang 10 meter dengan lebar 1 meter yang melintasi sungai Babakan Cilamo masih terbuat dari bambu.
Useng (65) warga Kp Cilamo membenarkan jembatan tersebut masih berupa jembatan bambu.
“Padahal, waktu kampanye saat mau mencalonkan Kades Girimukti, Pak Sumarna berjanji akan membangun jembatan Cilamo secara permanen, nyatanya sampai sekarang masih seperti dulu. Padahal udah tiga tahun menjabat Kades,” ungkapnya saat dijumpai di kediamannya, Rabu (20/3/2019) sore.
Useng mengaku kecewa atas janji Kades Girimukti mau membangun jembatan tidak ditepati.
Pepep (31) warga setempat menuturkan, kalau sungai lagi banjir jembatan akan rusak terbawa arus.
“Sudah bosen, memperbaikinya. Sebentar-bentar diperbaiki karena dihantam banjir, bisa juga bambunya lapuk,” terangnya.
Padahal, lanjut Pepep, jembatan tersebut sangat vital, dipakai anak-anak sekolah, dan warga dari beberapa kampung di wilayah Desa Girimukti.
Sementara Kepala Desa Girimukti Sumarana, dihubungi via sambungan telepon mengaku, untuk tahun ini jembatan Kp. Cilamo akan dibangun.
“Ya, sudah saya anggarkan dibangun tahun ini,” katanya singkat.
