MRT Jakarta Targetkan Beroperasi 1 Maret 2019

0
slider-50

Proyek Mass Rapid Transportation Jakarta (MRTJ) di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia memasuki fase akhir dalam pengerjaan kontruksinya. Pihak PT MRTJ menargetkan pada 1 Maret 2019 MRT mulai bisa beroperasi secara resmi.

“Pembangunan konstruksi bawah tanah MRT Jakarta Fase 1 Lebak Bulus-Hotel Indonesia sudah 80% terselesaikan sejak ground breaking proyek ini pada 2013,” ujar Presiden Direktur PT MRTJ, William Sabandar seperti dikutip dari laman Jakartamrt.co.id pada Kamis (23/02/2017.

Pembangunan MRT Jakarta meliputi pembangunan prasarana, pengoperasian dan pemeliharaan, serta bisnis railway dan non-railway. Transportasi massal paling canggih di Indonesia tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari perubahan gaya hidup kaum urban.

“Hal ini sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo,” tukas William.

Berjarak 16 km, nantinya MRT akan melewati 13 stasiun dengan jumlah armada 16 unit kereta. Satu unit kereta akan mampu membawa penumpang sampai 200 orang. Dengan masing-masing jeda waktu antarkereta hanya 5 menit.

Sementara 13 stasiun pemberhentian akan berada di lintasan elevated railway sebanyak tujuh stasiun. Sisanya enam stasiun underground (bawa tanah).

Sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pembangunan mega proyek kebanggaan Indonesia tersebut. Hanya saja pihaknya mengambil kebijakan lain terkait pengambilalihan lahan. Khususnya lagan yang berada di sepanjang kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

“Beberapa lahan masih dalam proses hukum. Namun agar pembangunan dapat terus berjalan sesuai jadwal, kami melakukan sejumlah modifikasi konstruksi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *