Optimalkan Moda Transportasi di Jakarta, Gubernur Anies Resmikan Kawasan Terintegrasi Dukuh Atas

0
images (12)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedana  meresmikan Kawasan Berorientasi Transit atau Kawasan Terintegrasi Dukuh Atas yang menghubungkan empat transportasi umum di DKI Jakarta, yaitu Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), Kereta Rel Listrik (KRL), Light Rail Transit (LRT), dan Kereta Bandara, Selasa (30/4/2019).

Di waktu bersamaan Gubernur Anies juga meresmikan fasilitas air siap minum (water fountain) yang terletak di depan pintu masuk Stasiun Dukuh Atas. Hadir dalam acara peresmian tersebut Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendi, Direktur PT Palyja, Robert Rerimassie, DIrektur Operasional PT Transportasi Jakarta, Daud Joseph, dan Direktur PT LRT Jakarta, Allan Tandiono.

Dalam laporannya, William Sabandar menyampaikan perkembangan kenaikan penumpang pasca dimulainya operasi komersial MRT Jakarta satu bulan lalu. “Rata-rata penumpang mencapai 82 ribu per hari dengan angka tertinggi mencapai 116 ribu. Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas adalah stasiun paling ramai,” ujar William.

Menurut William dalam tiga minggu terakhir ini, jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun Dukuh Atas jumlahnya cukup banyak. Hal ini membuktikan adanya mobilitas masyarakat yang cukup tinggi yang menggunakan stasiun dukuh atas sebagai stasiun awal pemberangkatan.

“Khusus Stasiun Dukuh Atas, jumlah penumpang dalam tiga minggu terakhir ini sekitar 193 ribu orang dengan kunjungan per hari mencapai sekitar 7.300 penumpang. Karakteristiknya adalah komuter yang transit ke moda lain seperti BRT Transjakarta, kereta bandara Railink, dan kereta Commuterline,” lanjutnya.

Direktur Utama PT Palyja, Robert Rerimassie, menyampaikan program penyediaan fasilitas air siap minum. “Program penyediaan fasilitas air siap minum langsung ini sudah dilakukan di beberapa titik. Khusus untuk MRT Jakarta, ada di Stasiun Dukuh Atas dan Stasiun Lebak Bulus. Air juga sudah memenuhi standar Kementerian Kesehatan RI sehingga aman dikonsumsi,” jelas ia.

“Selain itu, ini adalah salah satu upaya agar masyarakat dapat mengurangi penggunaan botol air kemasan atau plastik demi kelestarian lingungan. Mari menjaga dan memelihara fasilitas yang sudah dibangun ini,” harapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengapresiasi acara pagi ini.
“Ini adalah upaya untuk mendorong integrasi antarmoda transportasi yang mulai memasuki fase baru. Kata kuncinya adalah bagaimana transportasi umum yang tersedia di Jakarta terintegrasi satu sama lain seperti jaringan saluran darah di tubuh manusia,” ucap ia.

“Kendala selama ini adalah masyarakat menggunakan satu rute yang nyaman, namun yang lain belum sehingga merepotkan. Oleh karena itu, pemerintah harus membangun fasilitas untuk pejalan kaki, menyediakan kendaraan bebas emisi, kendaraan umum massal, dan kendaraan pribadi. Urutannya seperti itu sehingga bisa mencerminkan kota masa depan. MRT Jakarta, Transjakarta, dan LRT Jakarta berada di garda depan untuk mewujudkan hal tersebut,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *