DestinationTravel

Paket Wisata Eropa Sepi Peminat

Banyaknya aksi teror yang terjadi di Eropa beberapa minggu ini memang sangat meresahkan banyak orang, tidak terkecuali para turis, baik yang baru ingin berkunjung ke Eropa ataupun yang sedang ada di Eropa untuk menikmati liburannya. Mulai dari serangan di Paris, kudeta di Turki, sampai serangan di Munich yang baru-baru ini terjadi dan sangat menggemparkan.

Bagi para pengusaha tour & travel hal ini sudah pasti menjadi satu kerugian, karena aksi teror ini membuat wisatawan jadi berpikir ulang untuk berwisata ke Eropa. Dan akhirnya berimbas pada penurunan angka pemesanan paket wisata ke Eropa, yang selama ini cukup diminati. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Asnawi Bahari, Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA).

“Kekhawatiran pasti ada, itu yang membuat penurunan di wisata,” tutur Asnawi. Asnawi juga mengatakan, pembatasan jumlah wisata ke Eropa juga dilakukan oleh agen perjalanan sendiri.

“Wisata ke Turki juga sementara ini akan diberhentikan. Bukan tanpa alasan melainkan karena adanya  travel advisory atau semacam travel warning yang dikeluarkan pemerintah,” papar Asnawi.

Bercermin pada kondisi genting di Eropa saat ini, Asnawi mengatakan, agen perjalanan di Indonesia sedang berhati-hati. Baik pengurangan maupun pemberhentian sementara adalah demi keselamatan WNI. Pihaknya juga tidak mau mengambil resiko terlalu besar untuk mengabaikan teror ini.

“Namun tetap saja apabila ada yang menanyakan wisata ke Turki ataupun ke Eropa, kami beri penjelasan terlebih dahulu,” jelas Asnawi.

Tiap agen perjalanan memiliki travel consultant yang akan menjelaskan kondisi terkini di Eropa seperti apa, terutama masalah keamanan. Dan juga soal risiko yang bisa saja terjadi  jika Anda ingin traveling ke benua biru tersebut.

Asnawi juga menegaskan, pihaknya tidak akan menghentikan 100% rencana perjalanan wisata WNI ke Eropa mengingat liburan adalah hal yang sudah direncanakan.

Namun sebelum proses keberangkatan, pihaknya berusaha untuk memberikan pengertian tentang kondisi di sana supaya wisatawan bisa mengambil langkah-langkah antisipatif.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button