Headline NewsPageants

Para Dewan Juri Apresiasi Penyelenggaraan Miss Chinese Indonesia 2020

Yayasan EL JOHN Indonesia sukses menggelar pemilihan Miss Chinese Indonesia 2020. Keluar sebagai dalam kontes bergengsi ini yakni Aldora Helsa.

Nama Aldora diumumkan langsung oleh Founder Yayasan EL JOHN Indonesia M.J Sugiarto pada malam Grand Final yang dilangsungkan di Golde Sense Grand Ballroom, Mangga Dua Square, Jakarta pada Sabtu malam (8/2/2020).

Kontes ini pun mendapat apresiasi dari para dewan juri, di antaranya dari ketua Dewan Juri Wani Sabu. Executive Vice President Center of Digital BCA ini,  menilai kontes ini,  memiliki manfaat yang positif untuk kebudayaan Tionghoa Indonesia, apalagi yang pesertanya adalah para milenial yang memiliki semangat tinggi dalam memperkenalkan budaya Tionghoa Indonesia.

Wani Sabu mengaku tidak mudah memilih yang terbaik dari para finalis untuk meraih mahkota Miss Chinese Indonesia. Semua finalis, memiliki bakat dan talenta mumpuni untuk menjadi juara. Namun, tidak ada kata lain untuk memilih satu yang terbaik  dari 21 finalis.

“Menjadi ketua dewan juri di ajang miss Chinese indonesia sesuatu yang  bagi saya tidak gampang dimana saya harus memilih Miss yang cantik, cantik rupa dan cantik juga otaknya dan juga di attitude nya. Dan akhirnya dengan berbagai pertimbangan, dengan berbagai penilaian 5 orang juri yang tentunya sangat kompeten kami akhirnya bisa memilih Miss Chinese Indonesia,” kata Wani saat jumpa pers usai acara grand final.

Wani Sabu berharap yang terpilih dapat membawa nama Indonesia lebih dikenal di mancanegara. “Siapakah yang kami pilih, tentunya Miss Chinese Indonesia yang DNA nya adalah Indonesia, darahnya adalah  merah putih. Selamat berjuang untuk di ajang internasional nanti, bawa nama  Indonesia mendunia,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan dewan juri lainnya, yakni Hasan Karman. Mantan Walikota Singkawang ini,  kontes ini untuk meluruskan bahwa suku Tionghoa adalah bagian dari Indonesia. Sejarah mencatat suku Tionghoa memiliki kontribusi dalam memajukan negeri ini.

“Saya pikir dengan di gelarnya acara Miss Chinese Indonesia ini, sangat baik diketahui oleh bangsa Indonesia yang multi etnis ini bahwa sesungguhnya suku Tionghoa ini adalah bagian yang tak terpisahkan bagi NKRI ini, kalau meu jujur dan telusuri sejarahnya, mungkin sebelum terbentuknya NKRI, suku Tionghoa ini sudah ada di seluruh nusantara,” kata Hasan Karman.

Sementara itu, Founder Yayasan EL JOHN Indonesia M.J Sugiarto berharap kepada pemenang untuk dapat memperkenalkan budaya Tionghoa Indonesia kepada dunia,  yang telah berkembang dinamis dan harmonis

“Ini adalah untuk pertama kali di Indonesia yang kita selenggarakan miss Chinese Indonesia 2020, tentu harapan kami adalah generasi muda tionghoa, anak-anak Tionghoa ini bisa melestarikan budaya Tionghoa kita, dan mensosialisasikan dan menjadi bagian bangsa Indonesia secara utuh, kita berharap pertukaran budaya antara Indonesia dan Tiongkok, pemuda-pemuda Indonesia ini putri-putri yang terpilih bisa mempromosikan budaya Indonesia ke Tiongkok pada saat pertandingan Internasional nanti, itu harapan saya,” kata Tokoh Pariwisata Nasional ini.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close