Para Pemenang MCI 2022 Siap Jalani Pesan Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia
Pemilihan Miss Chinese Indonesia 2022 telah selesai digelar. Kontes yang diselenggarakan Yayasan EL JOHN Indonesia ini telah dimulai sejak 9 Agustus hingga 13 Agustus 2022 untuk karantina online, kemudian dilanjutkan karantina tatap muka yang dilangsungkan pada 28 November hingga 1 Desember 2022 di Merlynn Park Hotel Jakarta. Sementara itu untuk malam grand finalnya digelar di Hao Di Fang Restaurant, Season City, Jakarta Barat, Kamis malam, 1 Desember 2022.
Keseluruhan kegiatan tersebut berlangsung sukses, dengan melahirkan enam finalis peraih gelar dan mahkota. Mereka adalah Kimberlyn Sugianto (Miss Chinese Indonesia 2022), Felita Delfina Fong (Miss Chinese Indonesia Tourism 2022), Joan Angelina (Miss Chinese Indonesia Culinary 2022), Josi Lim (Miss Chinese Indonesia Culture 2022), Yeung Wai Wai (Miss Chinese Indonesia Entrepreneur 2022) dan Nichelle Versailline Izzy Prawito (Miss Chinese Indonesia Medical 2022).
Para peraih gelar tersebut menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto yang telah memberikan amanah ini.

Kimberlyn Sugianto sebagai finalis yang meraih gelar tertinggi berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Yayasan EL JOHN Indonesia selama menjalankan tugasnya sebagai Miss Chinese Indonesia 2022.
“Yang ingin saya sampaikan kepada daddy Martinus Johnnie Sugiarto adalah terima kasih banyak daddy atas kesempatan yang telah diberikan selama ini dan kepercayaannya untuk saya dengan gelar ini. Dan saya berharap dapat bekerjasama dan memberikan yang terbaik bagi Yayasan EL JOHN Indonesia dan bagi Miss Chinese Indonesia 2022,” ucap Kimberlyn.
Bagi Kimberylin, Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia merupakan sosok yang menginspirasi. Bahkan ada pesan dari Daddy Johnnie yang selalu diingat Kimberlyn dan dijalankan dalam menjalankan tugasnya sebagai Miss Chinese Indonesia 2022. Pesan tersebut yakni what you see, what you say and what you do.

“Apa yang keluar dari dalam diri kita harus selalu selaras, karena orang yang pertama lihat dari kita ketika kita bertemu yaitu seperti penampilan, dan kemudian ketika kita berbicara kita harus menunjukan bagaimana kita berpenampilan selaras apa yang kita bicarakan dan yang terakhir adalah what you do, setelah mendapatkan penampilan dan perkataan yang selaras, kita harus juga melakukan apa yang telah kita sampaikan dan itulah yang paling penting dalam menjadi seorang Miss Chinese Indonesia,” tutur Kimberlyn.
Hal senada juga disampaikan Felita Delfina Fong. Mahasiswi BINUS Northumbria School of Design ini, berharap Yayasan EL JOHN Indonesia semakin maju kedepan dalam membina dan mengembangkan generasi muda.
“Daddy terima kasih, atas kesempatan yang telah diberikan kepada Felita sudah dipercayai menjadi Miss Chinese Indonesia Tourism 2022. Semoga Yayasan EL JOHN Indonesia dan EL JOHN Pageant semakin sukses kedepannya dan juga bisa mengembangkan pariwisata Indonesia lebih maju lagi,” ujar Felita.

Sama dengan Kimberlyn, Felita juga memiliki pesan dari Daddy Johnnie yang tidak pernah dilupakan. Pesan tersebut yakni untuk tidak pernah putus untuk belajar, karena tidak ada batasan usia, pangkat maupun golongan dalam belajar. Dengan belajar, wawasan pengetahuan akan bertambah dan dapat dijadikan pegangan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
“Kata-kata yang selalu saya ingat dari Daddy adalah belajar itu tidak pernah selesai, mau dari umur muda sampai umur sudah tua pun belajar itu akan selalu ada, jadi itu lah kata-kata yang selalu saya ingat dari dady, di mana kedepannya saya pasti akan terus belajar untuk mengembangkan pariwisata Indonesia,” ucap Felita.
Tak hanya Felita, Josi Lim juga mengatakan banyak wejangan disampaikan Daddy Johnnie yang dapat menjadi pegangan untuk melangkah ke arah yang lebih baik. Josi menilai Daddy Johnnie adalah panutan yang perlu ditiru karena wejangan yang diberikan sangat berguna bagi generasi muda.

“Daddy Johnnie menginspirasi saya, memberi semangat, memberi dukungan, memberi banyak wawasan sehingga saya bisa mendapat posisi sekarang ini dan saya juga berniat untuk lebih mengembangkan, lebih melestarikan bahkan menciptakan karya-karya yang baru untuk memperindah Indonesia negara kita yang tercinta. Karena saya yakin semboyan yang kita pegang yaitu semboyan Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tetapi kita tetap satu,” tutur Josi.
Sementara itu, Nichelle Versailline Izzy Prawito siap untuk melaksanakan amanah yang disampaikan daddy Johnnie, yakni diharapkan generasi muda dapat ikut menjaga dan melestarikan budaya Tionghoa Indonesia
“Tentunya saya ingin melaksanakan tujuan dari EL JOHN Pageant yang di mana Dady selalu bilang kepada saya sebagai generasi muda untuk dapat melestarikan budaya kita terkhusus untuk budaya Tionghoa Indonesia,” kata Nichelle.
