Pastikan Penanganan Optimal, Presiden Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

0
0614WhatsApp_Image_2026-04-28_at_10.57.18_AM (1)

Presiden Prabowo Subianto jenguk korban kecelakaan kereta di Bekasi (Foto: BPMI Setpres)

El John News, Jakrata-Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, Selasa pagi (28/4/2027). Dalam kunjungan tersebut, Presiden menyapa satu per satu korban, memberikan semangat, serta mendoakan agar mereka segera pulih.

Selain berbincang dengan para korban, Presiden juga berdialog langsung dengan tenaga medis yang menangani pasien untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Ia mengapresiasi kerja cepat dan sigap dari pihak rumah sakit dalam merawat para korban pascakecelakaan.

Usai kunjungan, Presiden menyampaikan bahwa sebagian besar korban telah mendapatkan penanganan medis yang baik, bahkan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang.

“Sebagian sudah pulang, kalau tidak salah masih sekitar total 60 ya, 54 dan hampir semuanya sudah ditangani yang saya lihat. Sudah ditangani dengan baik,” ujar Presiden Prabowo.

Ia juga memastikan bahwa para korban akan mendapatkan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus. Kalau untuk kompensasi bagaimana? Nanti semuanya ada kompensasinya,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap korban kecelakaan, sekaligus memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik, baik dari sisi medis maupun bantuan lanjutan bagi para korban.

Kecelakaan yang melibatkan krl commuter line dan Kereta Argo Bromo Anggrek terjadi pada senin malam sekitar pukul 20.50 wib di  stasiun bekasi timur.

Peristiwa ini diduga bermula dari sebuah taksi listrik yang berhenti di tengah perlintasan rel di kawasan bulak kapal dan tertabrak krl yang melaju ke arah Jakarta.

Kondisi tersebut membuat rangkaian KRL berhenti di jalur,  hingga akhirnya ditabrak ka argo bromo anggrek dari arah belakang.  Benturan keras menyebabkan kerusakan parah/ bahkan lokomotif kereta jarak jauh tersebut masuk ke bagian belakang gerbong KRL.

Hingga berita ini dimuat,   perjalanan kereta menuju stasiun bekasi timur masih dihentikan/ sementara proses evakuasi dan penyelidikan terus dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *