Pebalap Motor Indo MXGP 2017, Tony Cairoli Puji Penggemarnya di Pangkalpinang

0
TC

Pebalap motor dari tim KTM, Tony Cairoli mempunyai kesan yang sangat bagus soal penonton yang menyaksikan Indo MXGP 2017 di Pangkalpinang. Dia sampai menyebut balapan Indo MXGP terasa seperti di main di negaranya sendiri.

Cairoli berada di GOR Sahabuddin, kota Pangkalpinang, dari tanggal 4-5 Maret 2017. Meski tak mendapatkan hasil maksimal dan balapan mengalami kendala, rider asal Italia itu tetap memberikan komentar yang positif.

Pada race pertama, Cairoli ada di posisi empat saat finis. Sementara balapan kedua ajang MXGP di Pangkalpinang tak digelar karena kondisi trek yang tidak memungkinkan setelah diguyur hujan deras.

Di sekitar lintasan, Cairoli merupakan salah seorang pebalap yang paling banyak diajak foto bersama. Dia juga senang dengan banyak penggemarnya yang datang meminta tanda tangan atau sekadar foto bersama.

“Sebenarnya membalap di sini seperti GP di kandang saya sendiri, karena saya mempunyai banyak fans di sini, di Indonesia. Saya senang kejuaraan dunia digelar di sini,” kata Cairoli kepada para wartawan.

“Buat saya, semua orang itu luar biasa, sangat-sangat baik, sangat-sangat mendukung saya. Semoga kami bisa kembali lagi, dengan kondisi cuaca yang lebih baik untuk balapan,” imbuhnya.

Karena Kondisi Trek, Terpaksa Race 2 MX2 Dihentikan

Rangkaian balapan Indo MXGP sudah selesai. Akibat kondisi trek yang sudah tak menunjang, Race 2 MX2 dihentikan di tengah jalan sedangkan Race 2 MXGP dibatalkan.

Terpantau memang beberapa saat dimulainya balapan sempat turun hujan. Dalam beberapa hari ini, memang cuaca di Pangkalpinang memang turun hujan.

Setelah reda, balapan MX2 tetap start tapi akhirnya bendera merah dikibarkan. Beberapa pebalap terjebak di tengah lintasan yang berlumpur hingga balapan akhirnya dihentikan.

Beberapa saat kemudian, di pinggir lintasan ada para pebalap MXGP yang berdiskusi dengan pihak FIM. Keputusan untuk membatalkan lomba pun diambil. Escavator sempat masuk usai race MX2 untuk merapikan lintasan.

Pebalap asal Italia, Tony Cairoli, mengungkapkan bahwa dirinya menerima keputusan pembatalan lomba.

“Juri tak siap untuk memberikan keputusan, kami tak tahu secara pasti yang terjadi, jadi lebih baik kami mengenakan baju balap untuk mengantisipasi balapan akan dimulai, kami bersiap,” kata Cairoli saat ditemui di paddock.

“Tapi race director sudah melakukan pekerjaan yang bagus. Sangat sulit untuk mereka mengambil keputusan ini, tapi saya pikir itu keputusan yang tepat,” imbuh pebalap asal Italia itu.

Hal senada juga dituturkan oleh juara bertahan Tim Gajser. Dia menilai kondisi treknya sudah tak memungkinkan untuk menggelar balapan.

“Saya pikir itu keputusan yang cukup bagus, karena kondisi treknya sungguh gila. Dalam kondisi yang mengerikan,” imbuh pebalap 20 tahun itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *