Pemerintah Desa di NTT Didorong Gunakan Dana Desa Untuk Bangun Pariwisata
Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki destinasi wisata menarik yang tidak hanya berada di kabupaten, namun juga ada yang berdiri di desa. Karena itu, sudah seharusnya Kepala Desa ikut memperhatikan pengembangan destinasi wisata yang ada di wilayahnya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pieter Manuk di Kupang, Kamis (28/3/2019).
Menurut Manuk, perhatian yang diberikan Kepala Desa dapat berupa pengalokasian dana desa untuk pembangunan sektor pariwisata.
“Potensi wisata di NTT banyak terdapat di desa-desa, sehingga kami mendorong para kepala desa untuk dapat mengalokasikan sebagian dana desa untuk pembangunan sektor pariwisata sehingga berkontribusi terhadap pemasukan desa,” kata Pieter
Peter menyebut, tidak sedikit dana desa yang digelontorkan Pemerintah Pusat, nilainya bisa mencapai Rp700 juta hingga Rp1,2 miliar. Dengan nilai segitu, beberapa persen di antaranya dapat dipergunakan untuk membangun pariwisata. Pasalnya pariwisata merupakan sektor yang dapat memberikan nilai tambah terhadap pendapatan asli desa.
Peter mengakui, banyak destinasi wisata yang ada di desa, mulai dari wisata alam, pantai hingga budaya. Sangat disayangkan jika tidak ada sentuhan dari Pemerintah Desa terkait destinasi-destinasi tersebut, apalagi saat ini fasilitasnya belum memadai. Karena itu kehadiran Pemerintah Desa dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan pariwisata di desanya
“Namun potensi wisata di desa-desa itu belum dikelola secara baik karena terkendala anggaran untuk melakukan penataan fasilitas, sehingga kami mendorong para kepala desa untuk mengalokasikan dana desa yang diterima setiap tahun itu untuk pembangunan pariwisata,” tegasnya.
Ia mengatakan, dana desa yang dialokasikan untuk pembangunan sektor pariwisata dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas dalam kawasan wisata sehingga mendorong para wisatawan nusantara datang berkunjung.
Menurut mantan Kepala Dinas Sosial NTT itu, pelibatan pemerintah desa dalam pengembangan potensi wisata di desa tidak bermasalah karena sesuai semangat pemerintah NTT yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan di daerah ini.
“NTT sudah menetapkan pariwisata sebagai sektor unggulan sehingga kami mendorong desa-desa yang memiliki potensi wisata untuk mengalokasikan dana desa untuk pembangunan pariwisata,”tegasnya.
