Pemprov Babel Akan Bangun Jembatan Penghubung Babel dan Sumatera
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan membangun jembatan yang menghubungkan Kepulauan Babel dengan Pulau Sumatera. Wakil Gubernur Kepulauan Babel Abdul Fatah mengatakan jembatan sepanjang 13,5 km itu, akan memudahkan pergerakan arus barang, jasa dan orang yang masuk ke Babel maupun ke Pulau Sumatera.
Wagub optimis jembatan ini akan menurunkan inflasi di Kepulauan Babel, mengingat saat ini aktivitas ekonomi yang hilir mudik ke Kepulauan Babel maupun ke Pulau Sumatera memakan biaya besar karena mengandalkan jalur udara.
“Apa penyebabnya, penyebabnya adalah kami aksesnya adalah udara itu adalah persoalanya.Oleh karena itu jika kami menggunakan akses darat maka kami mampu mengendalikan inflasi itu dengan tataran nasional antara 3,5 sampai 4 persen,” kata Wagub saat menjadi narasumber di acara Talk Show yang digelar Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia di Crown Plaza Hotel, Jakarta, Senin 23 Oktober 2017.
Wagub menjelaskan pembangunan jembatan sudah masuk ke dalam program strategis nasional, karena telah dibahas di rapat terbatas yang di pimpin langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Negara beberapa waktu lalu.
“Kalo sudah masuk ke dalam tataran Strategis Nasional maka kami juga mengharapkan kawan-kawan mitra KADIN yang ada disini tolong juga disuarakan pada kesempatan-kesempatan tertentu, karena kalo pembangunan jembatan sudah masuk dalam tataran strategis nasional, pembangunan bisa digulirkan ke dalam proyek tataran strategis nasional,” ujar Wagub.
Wagub mengungkapkan jembatan ini juga dijadikan sebagai program strategis dalam mempercepat kunjungan wisatawan, baik itu wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Menurut perhitungan Pemprov Kepulauan Babel pembangunan jembatan ini memerlukan biaya sebesar Rp 4,5 triliun.