Headline NewsTransportation

Pemprov DKI Batalkan Program Mudik Gratis 2020

Demi mencegah penularan virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan penyakit covid-19, Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI Jakarta membatalkan program mudik gratis pada Lebaran tahun ini yang mulanya akan digelar pada 17-18 Mei 2020.

“Sejak tanggal 19 Maret, kami sudah batalkan,” ujar Syafrin Liputo selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang memperpanjang status darurat bencana wabah Covid-19 hingga 29 Mei 2020 menjadi salah satu alasan pembatalan program mudik gratis 2020 ini.

Mudik gratis dibatalkan karena berpotensi menjadi sarana penyebaran virus corona, baik saat berkumpul sebelum berangkat maupun saat tiba di daerah tujuan.

Dia mengatakan, Gubernur Anies Baswedan telah menyetujui pembatalan program mudik gratis tahun ini. Pemprov DKI juga mengimbau seluruh warga DKI Jakarta untuk tidak meninggalkan Ibu Kota sampai wabah Covid-19 mereda.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, selama masa darurat penanganan wabah Covid-19 agar jangan melakukan perjalanan ke luar Jakarta. Demikian juga bagi warga di luar Jakarta agar jangan masuk ke Jakarta sampai penanganan wabah ini bisa diatasi,” kata Syafrin.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat resmi menghapus program mudik gratis pada masa Angkutan Lebaran 2020. Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat virus Corona di Indonesia.

Program mudik gratis yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan, BUMN, hingga swasta akan ditiadakan, baik mudik gratis dengan bus maupun kapal penyeberangan. Kemenhub bahkan mendorong masyarakat untuk tidak mudik demi meminimalisasi kemungkinan penularan virus Corona.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close