Pemprov Sulsel akan Fokus pada Pengembangan Kawasan Wisata Halal
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana mengembangkan kawasan wisata halal di sejumlah destinasi wisata di Sulsel. Tak hanya itu para pelaku industri pariwisata didorong untuk mewujudkan wisata halal tersebut.
“Kawasan-kawasan pariwisata kita format menjadi kawasan wisata halal,” ujar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam pembukaan Pekan Ekonomi Syariah di Makassar.
Sulsel merupakan pintu gerbang indonesia timur. Sehingga Sulsel harus menjadi contoh dari provinsi lainnya. Tentunya hal itu tidak akan terwujud tanpa dukungan dari semua pihak termasuk perbankan.
Pemprov akan fokus membenahi soal perizinan di Sulsel khususnya kantor perizinan halal. Hal itu menjadi fokus 100 hari masa pemerintahannya.
Ia menuturkan, Kantor perizinan halal maksudnya yakni mempermudah pengurusan tanpa adanya pungutan diluar.
“Pelan- pelan kita benahi, misalnya dalam pengurusahan perizinan ada yang meminta uang Rp100 ribu ini kan namanya tidak halal, nah ini semua akan kita benahi. Seratus hari ke depan kami akan fokus pada pembenahan sektor pelayanan publik seperti perizinan. Bagaimana birokrat-birokrat ini kami ubah menjadi birokrasi yang melayani, yang memberikan kepastian kepada dunia usaha dan semua dilakukan secara transparan,” ujarnya.