Pemudik Mulai Padati Bandara Adisutjipto
PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta memprediksi puncak arus mudik pada lebaran tahun ini terjadi pada H-7 atau 8 Juni 2018. Pada tanggal tersebut diperkirakan ada 28 ribu penumpang naik turun dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Namun pada tanggal tersebut hanya ada 25 ribu penumpang melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta.
Berdasarkan data dari posko terpadu monitoring angkutan lebaran 2018, pada H-7 ada 25.555 penumpang. Angka ini naik 14,95 persen dibandingkan H-7 pada lebaran tahun lalu dengan 21.735 penumpang. Sedangkan pergerakan pesawat naik 12,70 persen dari 165 pesawat pada tahun lalu, sekarang menjadi 189 pesawat. Kenaikan juga terjadi pada kargo. Tahun lalu ada 66.351 ton, naik 40,87 persen menjadi 112.216 ton.
Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Liza Anindya Rahmadiana mengatakan, sebelumnya diprediksi puncak arus mudik terjadi Jumat (08/06/2018) dengan 28 ribu penumpang. Namun hingga penerbangan terjadi hanya mencapai 25.555 penumpang.
“Melihat kondisi libur panjang. Kemungkinan puncak tidak hanya terjadi pada satu hari saja, tapi merata. Karena sangat dimungkinkan para pengguna jasa penerbangan bisa memilih alternatif hari untuk mudik,” ujarnya, Sabtu (09/06/2018).
Meski demikian, untuk tambahan penerbangan juga sudah berjalan. Pada H-7 kemarin total ada tujuh penerbangan tambahan. Empat di kedatangan dan lima keberangkatan.
Liza menambahkan, penambahan fasilitas berupa ruang tunggu di Terminal A juga sudah difungsikan. Ruang tunggu tersebut untuk penerbangan yang menggunakan pesawat milik maskapai Lion Group.
