Pengelolaan Sawit Secara Profesional Dapat Menopang Pembangunan Nasional

0
IMG_5938

Informasi tentang perkembangan pengembangan sawit hadir di trade expo indonesia ke-37 tahun 2022, yang dilangsungkan ICE BSD  tangerang selama tiga hari yakni pada tanggal 19 hingga 23 oktober 2022.

Informasi tersebut dapat diperoleh melalui booth Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang berlokasi di hall enam. informasi yang diperoleh masyarakat di antaranya tentang program yang telah digulirkan BPDPKS untuk pengembangan sawit berkelanjutan.

Kepala divisi lembaga kemasyarakatan dan civil society BLU BPDPKS Aida Fitria mengatakan program yang telah digulirkan tersebut, antara lain pengembangan sumber daya manusia (SDM) berupa pemberian beasiswa keluarga perkebunan dan pelatihan.

Tak hanya itu, program bantuan sarana dan prasarana juga diberikan BPDPKS untuk mengenjot produktivitas sawit serta program penelitian agar sawit bukan hanya sebagai komoditas penghasil minyak,  namun juga dapat menghasilkan banyak turunan.

Menurut Aida, sawit merupakan komoditas yang dibutuhkan masyarakat selama 24 jam. Tidak sedikit  produk turunan sawit yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan demikian kehadiran sawit sangat bermanfaat dan patut didukung sebagai sumber kesejahteraan masyarakat.

“Masyarakat dunia  itu tidak bisa lepas dari yang namanya minyak sawit yaitu ada namanya 24jam kebaikan. Jadi dari kita bangun tidur sampai kita tidur, pasti terkait dengan yang namanya produk-produk sawit ya,   misalnya sabun, coklat, terus menggoreng kentang. Oleh karena itu, tentunya kita wajib mensuport yang namanya produk sawit tersebut,  apalagi Indonesia Alhamdulillah diberi Anugerah oleh Tuhan, di mana pohon sawit  itu tumbuh dengan subur di Indonesia,  makanya ini menjadi komoditas strategis nasional,” kata Aida saat diwawancarai tim liputan EL JOHN Media.

Dengan banyaknya produk turunan yang dihasilkan. Aida berharap sawit dapat menjadi industri yang dapat menopang pembangunan nasional dan pendapatan yang besar bagi negara. Oleh karena itu pengelolaan sawit harus professional.

“Jadi sebenarnya kalau kita kritis ini, di dalamnya sawit itu sebenarnya banyak unsur-unsur lain yang dapat kita manfaatkan. Dan itu menjadi potensi yang besar untuk Indonesia, sebagai contoh itu ada cangkang dan juga misalnya ada selaput.  Nah apabila kita kelola dengan profesional ke depan, Maka ini adalah suatu komoditas yang sangat-sangat strategis dan tentunya nanti ke depan diharapkan menjadi industri yang dapat membangun perekonomian bangsa kita dan juga menyumbangkan pendapatan yang besar untuk negara kita Indonesia,” terang Aida

Bukan hanya informasi seputar program,  booth BPDPKS juga menghadirkan produk nyata turunan sawit, seperti produk diesel yang dibuat dari sawit, kemudian ada beras dan singkong yang difortifikasi oleh minyak sawit murni. Komoditas yang telah difortifikasi tersebut, dapat bermanfaat untuk mencegah penyakit stunting. Selain itu,  komponen sawit juga dapat menciptakan batik yang nyaman dipakai dan berkualitas tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *