Penting, Inilah Tempat-tempat Sarang Nyamuk DBD

0
DSC06822

Kasus demam berdarah dengue terus merebak di beberapa wilayah di Indonesia. Gigitan nyamuk  Aedes aegypti menjadi penyebab munculnya penyakit ini. Nyamuk tersebut menyebarkan virus dengue setelah menggigit manusia. Lantas dimana saja nyamuk berbahaya tersebut bersarang.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik Siti Nadia Tarmizi pun memaparkan  tempat-tempat yang suka dijadikan nyamuk Aedes aegypti. Adanya genangan air menjadi tempat yang digemari nyamuk ini.  Genangan itu bisa terjadi di bak kamar mandi dan toilet, tempat penampungan air, air jebakan semut ( kaki meja ), air pembuangan kulkas, tempat minum burung (yang jarang diganti), pot bunga, dispenser air minum (wadah limpahan airnya), barang bekas di sekitar rumah (ban, kaleng, batok kelapa, botol, gelas air mineral, potongan bambu, dan semua tempat yang bisa menampung air).

“Ada banyak sarang nyamuk yang harus dikenali terutama di rumah kita. Masyarakat harus mengetahuinya agar tidak salah sasaran dalam memberantas sarang nyamuk,” ujar Siti melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/2/2019).

Siti menambahkan tempat-tempat tersebut sangat berpotensi menjadi sarang nyamuk. Masyarakat diimbau jangan sampai membiarkan air tergenang di tempat-tempat itu.

“Kalau bak mandi harus lebih sering dikuras agar tidak ada jentik nyamuk. Ada jentik berarti kita terancam demam berdarah,” ucapnya.

Nyamuk ini jika bertelur dapat menghasilkan 100-150 butir telur. Bayangkan jika ada beberapa nyamuk yang bertelur, maka ada berapa nyamuk Aedes aegypti  yang berterbangan. Dalam sebulan nyamuk bisa bertelur kurang lebih 4 kali. Sehingga dalam sebulan nyamuk bisa bertelur antara 400 sampai 600 telur. Untuk menjadi dewasa, nyamuk ini butuh proses selama 12 hingga 14 hari.

“Jangan salah sasaran dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bukan memotong pohon, bersih-bersih rumput, menata bunga, dan lain-lain, karena jentik tidak bersarang di rerumputan,” kata Siti.

Selain itu, perlu diketahui juga jam aktivitas nyamuk Aedes Agypti dan Aedes Albopictus, yakni pagi pukul 09.00 – 10.00 dan sore pukul 15.00 – 16.00.

Siti juga mengimbau kepada masyarakat agar sering melakukan kegiatan kerja bakti pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan perkampungan atau pedesaan. Pakai selalu lotion anti nyamuk terutama anak-anak saat pagi sebelum berangkat sekolah, saat bermain, dan sore hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *