Penuh Inspirasi, Ini 5 Film Indonesia Tentang Perjuangan Meraih Mimpi
Alur film bisa terinspirasi dari mana saja, salah satunya adalah meraih mimpi. Di Indonesia sendiri, banyak film yang mengisahkan bagaimana tokoh menghadapi rintangan demi bisa meraih mimpinya.
Setiap orang pasti mempunyai mimpi yang ingin diwujudkan, baik dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan cita-cita lainnya. Berbagai cara dilakukan agar bisa meraih mimpi tersebut, meskipun harus berkorban banyak hal.
Berikut rekomendasi beberapa film Indonesia yang bisa menjadi inspirasi kamu untuk meraih mimpi.
Laskar Pelangi

Film Laskar Pelangi merupakan salah satu film Indonesia fenomenal yang tayang pada 2006. Film ini mengisahkan tentang kehidupan anak-anak di Desa Belitung, di mana mereka bersekolah di SD tertua di pulau tersebut, yakni SD Muhammadiyah. Mereka adalah Ikal, Lintang, Mahar, A Kiong, Syahdan, Borek, Sahara, Kucai, Trepani, dan Harun.
Mereka bersama gurunya berjuang mempertahankan sekolahnya yang ingin digusur. Mereka kemudian mengikuti lomba cerdas cermat di daerah. Meski begitu, perjalanan mereka tidaklah mudah.
Tiga Srikandi

Berlatar tahun 1988, film Tiga Srikandi mengisahkan Nurfitriyana Saiman (Bunga Citra Lestari), Lilies Handayani (Chelsea Islan), dan Kusuma Wardhani (Tara Basro) yang berjuang meraih kemenangan di olimpiade Musim Panas di Seoul, Korea Selatan. Namun, saat mendekati Olimpiade, persiapan mereka belum dilakukan secara matang, terlebih ada ancaman kegagalan keberangkatan.
Susi Susanti: Love All

Film Indonesia tentang meraih mimpi selanjutnya adalah film Susi Susanti: Love All yang diangkat dari kisah nyata pemain bulutangkis legendaris Indonesia Susi Susanti. Pada saat itu, Susi (Laura Basuki) sudah mencintai bulutangkis di usianya yang berumur 14 tahun.
Namun, di sisi lain digambarkan juga situasi Indonesia yang sentiment terhadap penduduk keturunan Tionghoa. Sebagai atlet keturunan Tionghoa, Susi harus terbiasa menerima sikap rasial dari masyarakat.
Sekola Rimba

Film Sekola Rimba bercerita tentang Butet Manurung (Prisia Nasution) yang telah bekerja selama hampir tiga tahun di lembaga konservasi di Jambi. Di sisi lain, ia mengajar anak-anak dari masyarakat suku Anak Dalam yang dikenal sebagai Orang Rimba. Mereka tinggal di wilayah hulu sungai Makekal, terpencil di hutan Bukit Duabelas.
Negeri 5 Menara

Film Negeri 5 Menara merupakan film Indonesia yang diadaptasi dari novel karya A. Fuadi. Film ini bercerita tentang seorang remaja bernama Alif (Gazza Zubizareta) yang besar di sebuah desa kecil dekat Danau Maninjau, Sumatera Barat.
Saat lulus sekolah menengah, ia ingin mengejar mimpinya bersekolah di Bandung dan pergi ke perguruan tinggi yang sama dengan B.J. Habibie. Namun, di sisi lain ibunya (Lulu Tobing) ingin anaknya belajar agama di pondok pesantren Madani di Ponogoro, Jawa Timur.
