PERHUMAS Ajarkan Cara Berwirausaha Mengandalkan Komunikasi

0
PERHUMAS BERKAH  047

Perhimpunan Hubungan Masyarakat Muda Indonesia (PERHUMAS Muda) mengelar acara talk show bersamaan dengan buka puasa bersama dengan para anggota PERHUMAS Muda, mahasiswa, blogger dan media pada Jumat, (25/06) di Hotel Best Western Premier The Hive Cawang.

Dengan mengusung tema “Enterprenur Berkah” acara ini bertujuan untuk memberikan sebuah motivasi dan sudut pandang baru bagi para mahasiswa dan pekerja komunikasi untuk dapat melihat perspektif yang luas tentang wirausaha dengan mengandalkan komunikasi kreatif.

Reylando Eka Putra ketua panitia acara PERHUMAS “Entrepreneur Berkah” menjelaskan PERHUMAS ingin memberikan perspektif yang berbeda pada acara kali ini. Biasanya disetiap acara akan membicarakan tentang komunikasi secara general, baik itu internal communication, crisis communication, media relations dan lain sebagainya. Akan tetapi dengan kesempatan kali ini PERHUMAS bergandengan dengan Hotel Best Western Premier The Hive ingin berbagi bagaimana kiat-kiat untuk berwirausaha dengan mengandalkan komunikasi kreatif,” tutur Reylando.

Bagi seorang wirausaha, menciptakan sebuah model bisnis memerlukan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Untuk itu peran komunikasi diperlukan untuk membangun reputasi sebuah perusahaan agar diterima masyarakat luas.

Dolly Lesmana Founder dan CEO Arka Media, menceritakan tentang bagaimana ia memulai usaha dari sejak bangku kuliah. Kegagalan bukanlah suatu halangan bagi dirinya melainkan tantangan tersendiri yang harus siap dihadapi.

Pria yang mempunyai perusahaan yang bergerak di bidang penerbitan, konsultan komunikasi dan event ini sebelumnya pernah berkelana di bidang perbankan. Ia menilai bahwa kekuatan terbesarnya pada waktu itu adalah dibidang finance. Dengan modal tersebut ia pun memberanikan diri untuk terjun ke industri kreatif dengan menerbitkan sebuah free magazine yang sekarang berkembang ke unit bisnis yang sejalan.

“Saya selalu melihat sebuah bisnis dari berbagai perspektif agar dapat membuat suatu formula yang dapat berulang (red. Repeatable model). Sebuah bisnis harus dilihat dari hulu sampai ke hilir dan mencari benang merah pada setiap unit bisnis yang saya jalankan,” tutur Dolly.

Dolly menambahkan intuisi harus terus diasah agar dapat melakukan keputusan yang tepat.

Senada dengan Dolly, Moammar Emka, seorang producer dan penulis buku Jakarta Undercover mengatakan bahwa kreatifitas harus diasah tanpa batas agar terus berkembang.

Pria yang memulai karirnya sebagai wartawan dan fotografer di sebuah media swasta melihat dirinya sekarang adalah proses dari pembelajaran yang telah dilewatinya.

“Menjadi seorang wartawan harus siap dengan semua tekanan yang dihadapi. Mulai dari deadline, mengejar narasumber serta dituntut untuk selalu memberikan kreatifitas yang berbeda,” tutur Emka.

Emka menjelaskan bahwa dirinya sudah terbentuk dari personal branding sewaktu menjadi wartawan. Jalinan pertemanan atau networking membuat Emka mudah untuk melihat peluang yang sangat penting untuk membuat bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *