Perkuat Creativepreneurship Melalui Pameran Seni Rupa ART Donk

0
WhatsApp Image 2023-08-07 at 18.01.59 (1)

Sebanyak 78 karya seni rupa estetik diperlihatkan kepada public di Balai Budaja, Menteng, Jakarta Pusat. Karya-karya tersebut merupakan hasil karya 48 perupa yang sedang mengikuti pameran seni rupa bertajuk ART DONK.

Pameran yang baru pertama kali digelar ini berlangsung pada 5-9 Agustus 2023 dengan mengangkat tema “seni mendongkrak seni rupa”. Pada Sabtu malam (05/08/2023), Pameran Seni Rupa “ART DONK” resmi dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang diwakili oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Adrianto.

Pembukaan ditandai dengan menggoreskan kuas ke kanvas yang dilanjutkan oleh pelukis terkemuka Indonesia yang sudah go internasional, S.P. Hidayat. Kemudian dilanjutkan dengan  tanda tangan di kanvas Bersama dan kunjungan ke pameran oleh  Adrianto Gani, Tenggono Chuandra Phoa (Steering Committee/ expert advisor) dan Dr. Eddy Supriyatna-Marizar, (Steering Committee), Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., IPU., ASEAN Eng, (Rektor Untar), Prof. Dr. Endang Caturwati, Marsma TNI (Purn.) Akbar Linggaprana, dan pelukis S.P. Hidayat.

Karya seni rupa yang dipamerkan ini,  terdiri dari seni lukis (mayoritas), seni kriya, seni furniture, dan seni fotografi. Keikutsertaan para perupa yang sudah dikenal luas, bahkan senior yang telah memiliki jam terbang tinggi seperti Godod Sutejo, M. Dwi Marianto, Timbul Raharjo, Akbar Linggaprana, Astuti Kusumo, Sigit Santoso, dan masih banyak lagi perupa “jawara” yang ikuserta merupakan keistimewaan ART-DONK. Apalagi didukung pula oleh semangat luar biasa dari para perupa pemula yang antusias menggelar karya-karya kreatifnya, seperti Vera Lasut, Mariza, Bening, juga ada pelukis dokter bedah, seperti dokter Andre Setiawan Suryadi, dan kawan dokter lainnya.

Mewakili Moeldoko, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Adrianto mengapresiasi digelarnya Pameran Seni Rupa “ART Donk”. Pameran ini, nilainya sebagai wadah yang tepat dalam menggabungkan berbagai jenis karya seni rupa sehingga dapat dinikmati oleh Masyarakat.

“Ini sungguh membangkan, artinya yang tadi sudah dijelaskan ini seniman dari berbagai jeni seni rupa ya, ini jarang dan mungkin ini baru pertama kali ya digabungkan dalam satu pameran. Mudah-mudahan ini bisa menggugah di kemudian hari, ada juga pihak-pihak lain yang kemudian bisa mengumpulkan berbagai seni dalam satu event, sehingga Masyarakat itu bisa menikmatinya lebih lengkap” kata Adrianto saat diwawancarai Tim Liputan EL JOHN Media.

Adrianto berharap pameran ini tidak berhenti di tahun ini, namun menjadi agenda rutin yang digelar setiap tahun.

“Misalkan bisa  terus dilaksanakan tentu kita akan sangat mendukung sekali. Dukungan yang kita berikan paling tidak kita akan mensosialisasikan kegiatan ini, sehingga lebih banyak lagi Masyarakat yang mengetahui dan jika dibutuhkan hal-hal lain bisa diusulkan kepada Pemerintah melalui KSP,” ujar Adrianto.

Dr. Eddy Supriyatna-Marizar, juga dosen UNTAR menjelaskan bahwa pemikiran dasar ART-DONK bertolak dari gagasan Ir. Ciputra tentang artpreneurship yang dikembangkan menjadi creativepreneurship dan sebagai upaya untuk memadukan praktika kreativitas seni dan entrepreneurship yang berbasis bisnis sebagai apresiasi.

“Kalau seni di sini dalam konteks strategi gitu ya, strategi mendongkrak seni rupa dan konsep kami yang itu mengawinkan antara karya-karya seni karya seni rupa dengan dunia bisnis oleh karena namanya Creativepreneurship atau Artpreneurship,” tutur Dosen Untar ini.

Gelar seni rupa ART-DONK ini bertujuan untuk (1) Mendongkrak nilai kreativitas dan upaya untuk meningkatkan daya apresiasi seni rupa di Indonesia. (2). Wadah bagi seniman untuk berinteraksi, berkumpul, dan saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan ide- ide kreatifnya. (3). Mempromosikan hasil karya seniman Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan reputasi seni rupa Indonesia.

Hal senada juga disampaikan Tenggono Chuandra Phoa. Ia mengungkapkan ART DONK akan menjadi event tahunan dan diharapkan event berikutnya akan lebih besar lagi. Hal tersebut didorong karena antusias peserta yang ikut dalam pameran ini.

“Kita harapkan di depan akan lebih banyak lagi yang pesertanya walaupun kali ini sudah kita cukup bangga ya cukup senang dengan teman-teman yang sudah partisipasi bersama kita jadi tahun depan lagi,” ungkap Tenggono.

Pameran seni rupa ART-DONK yang beragam jenis ini diselenggarakan oleh STUNIDO (Studio Seni Donkmax) di bawah naungan manajemen Donkmax Strategi Kreatif (Donkmax Creative Strategic), sekretariat di Tangerang Selatan. STUNIDO bekerjasama dengan tim panitia gabungan seniman-seniwati, praktisi, dan akademisi dari Jakarta, Tangerang Selatan, serta Yogyakarta untuk menyelenggarakan ART-DONK ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *