Perkuat Persaudaraan, Paguyuban Arisan Kuala Tungkal Gelar Perayaan HUT ke-14
Perayaan HUT ke-14 Paguyuban Arisan Kuala Tungkal di Golden Sense International Restaurant Grand Ballroom, Mangga Dua Square pada Minggu, (28/04/2024) berlangsung semarak dan meriah.
Acara perayaan dihadiri oleh ratusan tamu undangan yang terdiri dari pengurus dan anggota Paguyuban Arisan Kuala Tungkal serta perwakilan dari organisasi dan komunitas di Jambi maupun mitra, seperti Perkumpulan Perantau Jambi Indonesia (PPJI), Yayasan Kasih Mulia Sehati, Yayasan Budhi Luhur Kuala Tungkal, Himpunan Keluarga Tungkal, Komunitas Perantau Kundur, Jambi Hotpeng Club dan Perkumpulan Marga Xiao Indonesia.
Acara ini dibuka oleh seremoni toast atau ganbei oleh pengurus Paguyuban Arisan Kuala Tungkal dan tamu VVIP.
Salah satu sorotan dari acara tersebut adalah kehadiran dorprize yang membuat atmosfer semakin bersemangat. Hadiah-hadiah menarik seperi grand prize logam mulia seberat 14 garam, menjadi daya tarik bagi para hadirin, meningkatkan antusiasme mereka dalam merayakan hari istimewa komunitas mereka. Grand prize


Tidak hanya itu, penampilan dari penyanyi profesional seperti Icun Lin dan Gissel juga menjadi puncak acara. Dengan suara merdu dan penampilan panggung yang memukau, kedua penyanyi ini menghibur para tamu dengan lagu-lagu yang menyentuh hati.
Ketua Umum Paguyuban Arisan Kuala Tungkal Tan Su Cuan digelarnya perayaan ini agar anggota dapat bersatu dan saling mendukung serta mempererat tali persaudaraan
“Kita harapannya itu supaya semua anggota itu bisa bersatu dan saling mendukung dan tidak terpecah. Jadi kalau ada masalah apa-apa diantaranya ya kita bisa saling berkumpul mencari solusinya lagi itu ya,” ungkap Tan Su Cuan.


Selain itu, Tan Su Cuan juga menjelaskan bahwa Paguyuban Arisan Kuala Tungkal rutin menyelenggarakan acara silaturahmi sebagai bentuk kebersamaan dan solidaritas antara anggota.
“Mereka juga aktif membantu sesama anggota yang membutuhkan, seperti mencarikan rumah duka untuk keluarga yang kena musibah dan memberikan santunan kepada yang tidak mampu, serta memberikan saran atau informasi tentang rumah sakit yang cocok bagi yang sakit,” ungkap Tan Su Cuan.


Ketua Panitia, Betty Gunawan, mengungkapkan tantangan yang dihadapi dalam persiapan acara tersebut, dengan hanya beberapa bulan waktu yang tersedia dan terbentur dengan cuti lebaran.
“Tahun ini kita agak pendek sekali waktu yang kita siapin cuman beberapa bulan saja terbentur dengan cuti lebaran jadi kita ya istirahat Kita istirahat dulu deh kita cuti dulu deh. Setelah itu kita baru persiapan pas mau jatuh ke hari ini kita cuma persiapan dalam waktu 1 minggu, kalau ada kesalahan atau kekurangan harap maklum,” ujar Betty Gunawan.
Meskipun demikian, semangat untuk merayakan ulang tahun ke-14 Paguyuban Arisan Kuala Tungkal tetap terjaga. Betty Gunawan menekankan pentingnya kerjasama tim panitia yang solid setiap tahun untuk mengatasi berbagai kendala yang muncul.
“Tahun ini banyak sekali perkumpulan yang mendukung kita jadi banyak sponsor banyak donatur maupun sponsor hadiah-hadiah tahun ini benar-benar kita banyak sekali sangat terima kasih kepada semua perkumpulan,” tambahnya.


Ketua Pembina Paguyuban Arisan Kuala Tungkal Amat Kalip mengatakan rasa bahagia dapat hadir di tengah-tengah tamu undangan dan dapat berkumpul kembali di acara yang spesial ini.
“Di usia yang sekarang ini, saya sangat bahagia masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk ketemu teman-teman semua. Saya juga sangat bangga akan generasi kedua Kuala Tungkal yang membawa nama harum kuala tungkal dan hari ini berkumpul di sini dengKan generasi pertama,” ujar Amat Kalip.


Wakil Ketua Umum Yayasan Kasih Mulia Sehati yang juga sebagai Wakil Sekjen PPJI Wani Sabu, menyampaikan kegembiraannya atas kesempatan untuk hadir dalam acara yang meriah tersebut. Ia mengungkapkan kebahagiaannya karena tidak hanya warga Tungkal yang hadir, tetapi juga berbagai kalangan masyarakat ikut meramaikan acara tersebut.
Sebagai perwakilan dari PPJI dan Yayasan Kasih Mulia Sehati, Wani Sabu merasa bahwa kehadiran semua pihak dalam acara tersebut menciptakan suasana seperti reuni yang hangat. Ia menyatakan keinginannya untuk melihat acara semacam itu diadakan secara rutin, karena menurutnya, acara tersebut sangat berkesan dan memberikan dampak positif.
“Saya berharap agar Paguyuban Tungkal terus kompak dan menjadi contoh bagi masyarakat Tungkal, Jambi, dan sekitarnya. Ia memuji peran Paguyuban Arisan Kuala Tungkal sebagai model bagi komunitas lain dalam membangun persatuan dan semangat bersama,” kata Wani Sabu
