PHRI Terus Mendorong Visit Wonderful Indonesia 2018
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyelenggarakan seminar yang bertajuk “How to Make Your Hotel A Success” bekerja sama dengan Sahid Hotels & Resort yang berlokasi di Grand Hotel Sahid Jaya Jakarta Kamis 4 Mei 2017 lalu.
Seminar tersebut digelar dengan menghadirkan berbagai narasumber yang kompeten di bidangnya seperti Ketua Umum PHRI yaitu Hariyadi B Sukamdani, Mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2011-2014 Sapta Nirwandar, Anggota Komisi X DPR Wiryanti Sukamdani dan Hospitality Expert for Hotel Development, Marketing & Management Gerard Guillouet.
Seminar ini dilakukan karena saat ini perindustrian hotel sedang mengalami kondisi challenging menurut Ketua Umum PHRI Hariyadi B Sukamdani.
“Kami (PHRI) memang saat ini mencoba mencari jalan keluar di tengah situasi saat ini,” ujar Hariyadi saat membuka acara.
Menurut Hariyadi bahwa terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh owner hotel baik berbintang maupun non bintang. Oleh karena itu, tantangan kali ini merupakan merupakan tantangan bersama anggota PHRI.
“Program besar kami yakni visit wonderful Indonesia 2018. Target kami ingin menarik wisatawan mancanegara sebanyak-banyaknya khususnya mereka yang baru pertama datang ke Indonesia,” jelas Hariyadi.
Anggota Komisi X DPR Wiryanti Sukamdani memberikan penegasan bahwa hotel adalah kontributor pajak terbesar dari sektor pariwisata. Investasi modal asing yang masuk untuk sektor pariwisata mencapai Rp396,6 triliun yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar Rp365,9 triliun.
Selain itu untuk penyertaan modal dalam negeri juga mengalami peningkatan dari Rp179,5 triliun pada 2015 menjadi Rp216,2 triliun pada 2016.
Hospitality Expert for Hotel Development, Marketing& Management Gerard Guillouet juga memberikan masukan terkait pentingnya pengelolaan manajemen serta fasilitas dan sumber daya manajemen. Serta bagaimana trik dalam pemilihansumber daya manusia dan hal-hal mendasar dalam pelayanan hotel yang lebih baik.
“Jangan pernah berhemat soal investasi tempat tidur, peralatan mandi, pendingin ruangan, dan jaringan internet untuk urusan pelayanan tamu hotel,” kata Gerard.
