Pimpin Sidang Paripurna, Presiden Prabowo Tekankan Soliditas dan Respons Cepat Hadapi Bencana

0
presidenri.go.id-16122025090945-6940bf69364096.28319135

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, (15/12/2025). Sidang tersebut dilaksanakan menjelang akhir tahun 2025 dengan agenda membahas berbagai isu strategis nasional, termasuk evaluasi dan penguatan penanganan bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam pengantar sidang, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor, khususnya di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Presiden menyampaikan harapan agar seluruh warga terdampak segera pulih, sekaligus memastikan pemerintah terus bekerja secara maksimal untuk mempercepat proses pemulihan.

“Kita semua mendoakan agar saudara-saudara kita dapat segera bangkit kembali. Pemerintah bekerja keras agar proses pemulihan berjalan cepat sehingga tahap rekonstruksi dan rehabilitasi bisa segera dimulai,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kejadian bencana harus dihadapi dengan kewaspadaan tinggi, terlebih di tengah tantangan perubahan iklim global yang berdampak langsung pada meningkatnya potensi bencana di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam konteks tersebut, Presiden menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi di lapangan secara langsung.

Presiden mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali mengunjungi wilayah terdampak bencana, yakni tiga kali ke Aceh, dua kali ke Sumatra Utara, dan satu kali ke Sumatra Barat. Presiden juga menyampaikan rencana untuk kembali mengunjungi wilayah-wilayah tersebut secara rutin guna memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Saya merencanakan minimal seminggu sekali akan melihat langsung daerah-daerah tersebut untuk memantau perkembangan di lapangan,” ungkap Presiden Prabowo.

Dalam sidang tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Apresiasi diberikan kepada TNI, Polri, BNPB, Basarnas, kementerian dan lembaga terkait, BUMN, serta para relawan yang bahu-membahu membantu masyarakat terdampak.

Presiden mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tetap fokus pada upaya penanganan di lapangan dan tidak terjebak pada upaya saling menyalahkan di tengah kondisi darurat.

“Ini bukan waktunya mencari kesalahan. Ini saatnya kita bekerja keras bersama-sama, bergotong royong untuk mengatasi persoalan di lapangan,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo menilai bahwa respons cepat yang dilakukan oleh aparat dan pelaksana di lapangan mencerminkan soliditas pemerintah dalam menghadapi bencana. Menurut Presiden, penanganan bencana merupakan bentuk perintah operasi yang menuntut inisiatif, kecepatan, dan keberanian mengambil keputusan tanpa harus menunggu prosedur administratif yang berlarut-larut.

“Dalam situasi bencana, tidak perlu menunggu terlalu banyak perintah tertulis. Inisiatif dan kecepatan sangat dibutuhkan, dan saya melihat hal tersebut sudah dilaksanakan oleh seluruh lembaga terkait,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara hadir secara nyata dalam setiap upaya penanganan bencana. Pengerahan sumber daya secara besar-besaran, termasuk puluhan helikopter, pesawat angkut, serta distribusi logistik melalui jalur udara, menurut Presiden merupakan bukti kapasitas Indonesia sebagai negara yang kuat dan mampu menangani bencana dengan kekuatan sendiri.

“Ini hanya bisa dilakukan oleh negara yang kuat,” tegas Presiden Prabowo.

Menutup pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga atas dedikasi seluruh aparat negara yang bekerja langsung di tengah masyarakat. Presiden menegaskan bahwa kebersamaan antara negara dan rakyat menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi darurat dan mempercepat pemulihan pascabencana.

“Saya, sebagai Presiden Republik Indonesia, merasa bangga melihat aparat-aparat kita di setiap tingkatan berada di tengah rakyat dan bekerja untuk rakyat,” pungkas Presiden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *