Pimpin Sidang Paripurna, Presiden Tekankan Jaga Harga Bahan Pokok Hadapi Ramadhan

0
screenshot-1708933326899

Sidang Kabinet Paripurna yang diselenggarakan pada Senin, 26 Februari 2024, di Istana Negara Jakarta, menjadi sorotan utama ketika Presiden Joko Widodo menegaskan sejumlah poin penting dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan IdulFitri.

Menyongsong bulan suci Ramadan, Presiden menyoroti urgensi menjaga kesejahteraan masyarakat. Dalam arahannya, beliau meminta agar kementerian dan lembaga terkait memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan stabilitas harga bahan pokok, serta percepatan distribusi paket perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan.

“Saya minta utamanya menjaga persediaan pangan dan juga stabilitas harga pangan terutama bahan pokok, dan juga percepatan pembagian seluruh paket perlindungan sosial dan jaminan sosial,” tuturnya.

Tak hanya itu, kesiapan infrastruktur dan transportasi untuk menyambut tradisi mudik juga menjadi sorotan Presiden. Ini bukan hanya sekadar event tahunan, tetapi juga sebuah momen yang memerlukan perencanaan dan persiapan yang matang.

Selain fokus pada persiapan bulan suci, Sidang Kabinet Paripurna juga mengarahkan perhatian pada perencanaan strategis untuk tahun 2025. Presiden menegaskan pentingnya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan kebijakan fiskal sebagai pondasi untuk menjaga kelangsungan pembangunan dan mengakomodasi program-program pemerintahan berikutnya.

“Ini juga kita sambil menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU maka RAPBN 2025 harus disiapkan dengan memperhatikan hasil pilpres karena menjalankan APBN–karena yang menjalankan APBN 2025 adalah Presiden terpilih,” ucap Presiden.

Namun, dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, terutama ketidakpastian ekonomi, Presiden menekankan perlunya pemahaman mendalam terhadap situasi global. Dalam konteks ini, kehati-hatian dalam menyusun target pertumbuhan menjadi kunci, sambil tetap mempertahankan optimisme dan kredibilitas.

Mengakhiri arahannya, Presiden menegaskan bahwa kebijakan fiskal tahun 2025 harus terus mendukung transformasi ekonomi yang telah dilakukan selama dekade terakhir. Untuk itu, kolaborasi antara semua pihak menjadi sangat penting guna memastikan efektivitas dari rencana dan kebijakan yang telah ditetapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *