Pj Gubernur Sulsel Wacanakan Gelar Rapat di Atas Kapal Pelni

0
IMG_20180807_120010

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono menanggapi terkait rencana rapat di atas kapal Pelni Rapat Kerja yang bakal direncankan oleh sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Rapat di atas kapal itu baru wacana, daripada berkali-kali rapat yang datang cuma separuh terkadang tidak lengkap,” sebutnya.

Sumarsono mengatakan, bahwa, ada dua keuntungan rapat di atas kapal laut, pertama, rapat koordinasi dapat dilakukan dalam sekali pertemuan, karena para peserta tidak bisa kemana-mana dan lebih fokus.

“Pertama, sekali rapat orang tidak bisa kemana-mana sehingga bisa selesai dalam sekali jalan,” sebutnya usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Provinsi Sulsel.

Sementara untuk kedua, menurut Sumarsono, rapat konsindasi atau rapat intensif tanpa meninggalkan tempat ini lebih menguntungkan.

Jika selama ini rapat bisa berlangsung berkali-kali hingga 5 kali misalnya, sementara di atas kapal hanya sekali. Untuk biaya transportasi lebih murah karena biaya transportasi udara diganti dengan kapal laut.

“Juga lebih murah karena biaya transportasi udara diganti dengan kapal yang harganya lebih dari separuh. Kita juga bukan charter kapal, kita numpang kapal umum, kalau numpang kapal umum lebih dari 30 orang itu bisa disediakan fasilitas ruangan gratis,” sebutnya

Dengan demikian dengan fasilitas yang ada itu, maka anggaran yang digunakan adalah perjalanan biasa, jadi dibiayai masing-masing oleh perjalanan Dinas OPD masing-masing.

Adapun rapat ini untuk menjembatan dan berkumpul bersama antara eksekutif (Pemprov), DPRD dan tim transisi. Rapat ini untuk menyingkatkan waktu dan rapat.

Ia juga menyampaikan belum ada waktu yang pasti. Terkait jika ada yang keberatan akan dipertimbangkan.

“Tapi kalau ada keberatan, kita pertimbangkan untuk tidak usah jadi, tidak apa-apa itu kan hanya metode tawaran saja, proses yang lebih simpel dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan secara cepat,” ungkapnya.

Apalagi beberapa agenda sudah menanti, menyambut peringatan kemerdekaan, termasuk menyusun anggaran perubahan.

“Sangat padat sekali agenda-agenda yang ada, agenda-agenda rutin, karena apapun juga sinkronisasi menjadi penting untuk ada kesinambungan dengan untuk kepemimpinan berikutnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *