Pemprov Sulsel Kirim 21 Dokter dan Tim Tagana ke Lombok

0
PHOTO-2018-08-07-09-48-19

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono menginstruksikan tiga unsur yaitu Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Dinas Kesehatan Sulsel dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan untuk bergerak dan bertindak cepat untuk mempersiapkan segala bentuk bantuan untuk menolong masyarakat lombok yang mengalami bencana gempa.

Bencana ini sendiri telah menelan banyak korban dan ribuan jiwa telah kehilangan jiwa dan membutuhkan pertolongan.

Pemprov Sulsel memberangkatkan 21orang dokter bersama 10 perawat untuk berangkat ke Lombok. Tadi sore mereka telah tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pertolongan.

21 dokter tersebut terdiri dari, dokter anastesi 4 orang, bedah umum 4 orang, dokter umum 10 orang, bedah syaraf 2 orang, dokter bedah ortopedi 1 orang.

“Yang jelas ini menunjukkan reaksi dan respon cepat kita untuk korban bencana di NTB, ya sebagai bentuk keprihatinan kita sekaligus rasa persaudaraan terhadap korban,” kata Sumarsono.

Karena itu sudah berangkat mendahului dua orang untuk mengidentifikasi, seperti apa kebutuhan di lokasi, terutama untuk tenaga kesehatan.

Sumarsono, juga memerintahkan Dinas Sosial untuk segera mengirimkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke Lombok. Dan besok 10 personel. Tagana juga akan berangkat memberikan bentuk pertolongan.

Tim Tagana ini memiliki spesialisasi khusus dalam bidang Dapur Umum dan Layanan Dukungan Psikososial.

Bantuan juga diberikan secara bertahan, adapun beberapa bantuan yang akan diberikan 100 selimut yang akan ikut bersama tim Tagana.

“Bantuan bertahap, ini ada besok pagi, ada nanti kalau pulang, juga berikutnya kita kirimkan, tergantung kebutuhan disana,” sebutnya.

Jika memungkinkan dan setelah mendapatkan laporan dari lokasi tempat perkara (TKP) SS akan memimpin langsung Posko Sulsel untuk bantuan NTB dan TKP di Lombok.

Diketahui, gempa tektonik yang mengguncang wilayah Pulau Lombok, Bali, Sumbawa, dan Jawa Timur, Minggu kemarin ini berkekuatan cukup besar yakni tujuh skala richter.

Hasil analisis BMKG menunjukkan Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,37 LS dan 116,48 BT. Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 18 KM arah barat laut Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 15 KM.

Berdasarkan analisis tersebut, maka pihak BMKG menyatakan bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi utama (Main Shock) dari rangkaian gempabumi yang terjadi sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *